top of page

Sepuluh Fakta di Balik Pengepungan Konstantinopel

Turki Usmani butuh waktu dua bulan untuk menaklukan Konstantinopel. Peristiwa militer bersejarah ini mengakhiri periode abad pertengahan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pengepungan Konstantinopel oleh pasukan Turki Usmani pada 6 April-29 Mei 1453.

7 Apr 2015
4 menit membaca

Diperbarui: 29 Mei

PADA 6 April 1453, sekitar 80.000 prajurit merapatkan barisannya di bawah panji Turki Usmani pimpinan Sultan Mehmed II. Di balik tembok, Kaisar Byzantium, Constantine XI, tengah memberi perintah kepada 7.000 prajuritnya untuk mempertahankan tembok kota mati-matian.


Salah satu konfrontasi militer paling bersejarah dimulai. Konstantinopel dikepung selama nyaris dua bulan, sebelum akhirnya takluk pada 29 Mei 1453. Berikut ini sepuluh fakta tentang pengepungan dan jatuhnya Konstantinopel.


Bukan Kali Pertama Konstantinopel Ditaklukkan

Sebelumnya, Konstantinopel sebagai ibukota Byzantium, kekaisaran Romawi Timur, dikepung beberapa kali oleh orang-orang Persia, Arab, Rusia, Bulgaria, dan lain-lain. Namun, bukanlah pasukan Usmani yang kali pertama menaklukkannya, melainkan pasukan Salib pada 1204.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Nusantara memiliki pencapaian kebudayaan paling awal di banding negara lain, dari angka nol hingga tempat belajar bahasa Sanskerta.
Nusantara memiliki pencapaian kebudayaan paling awal di banding negara lain, dari angka nol hingga tempat belajar bahasa Sanskerta.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
transparant.png
bottom of page