- 28 Mar 2024
- 6 menit membaca
Diperbarui: 2 hari yang lalu
KALENDER menunjukkan tanggal 13 Juli 1929. Beberapa pemuda Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Indonesia terlihat berdiskusi serius di kafe Hollandaise, Den Haag. Mereka mencari solusi bagaimana kolonialisme Belanda atas Indonesia dapat diakhiri. Berdasarkan laporan dinas intelijen Belanda, sekitar 50 orang hadir dalam pertemuan tersebut. Tiga di antaranya orang Eropa. Tampak juga seorang Suriname mengikuti jalannya diskusi.
Dalam pertemuan itu, Haji Agus Salim didaulat bicara. Dia membahas sejarah kolonialisme Belanda dan kondisi para kuli Indonesia. Menjelang akhir diskusi, Agus Salim bertutur kepada para pemuda agar mereka tidak kembali ke Indonesia hanya sekadar mencari pekerjaan.
“Alangkah lebih baik jika kalian dapat mengasah kemampuan berpolitik di sini (Belanda) supaya ketika kelak kalian kembali ke Indonesia, kalian akan lebih peka dalam melihat permasalahan bangsa,” ujar Agus Salim seperti dikutip dari Martijn Blekendaal dalam artikel berjudul Het gekleurde front van Hatta en De Kom.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















