top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Singapura Bukan Sekadar Tempat Belanja

Sebuah negeri kecil yang kini selalu jadi rujukan. Acapkali sebagai tujuan “studi banding-bandingan”.

25 Jun 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

City Hall Singapura.

SINGAPURA memiliki segalanya kecuali sumber daya alam. Ia tumbuh pesat dari negara dunia ketiga menjadi pertama, sebagaimana judul memoar pendiri negara ini, Lee Kuan Yew, From Third To First. Singapura memang bukan negara biasa, ia lebih menyerupai kota besar yang berpenduduk multirasial. “Singapura bukan negara alamiah tapi buatan manusia... sebuah pulau tanpa daerah pedalaman, sebuah jantung tanpa tubuh,” ujar Lee dalam memoarnya. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Riwayat Konglomerat Dasaad

Riwayat Konglomerat Dasaad

Jaringan bisnis Dasaad membentang di dalam dan luar negeri. Ia tercatat sebagai pengusaha Indonesia pertama yang membuka kantor cabang di Amerika Serikat.
Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot tak sekadar ikon perfilman yang dijuluki “Marylin Monroe-nya Prancis”. Ia juga “lokomotif sejarah perempuan”.
bottom of page