top of page

Soegoro Atmoprasodjo, Orang Pertama yang Memperkenalkan Nasionalisme Indonesia di Papua

Soegoro Atmoprasodjo menanamkan nasionalisme Indonesia pada siswanya di Papua. Namun, gagal dalam pemberontakan terhadap Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Searah jarum jam: Soegoro Atmoprasodjo (memakai peci), Frans Kaisiepo, Marthen Indey, dan Silas Papare.

12 Agu 2015
3 menit membaca

Diperbarui: 14 Mar

MARCUS Kaisiepo, siswa Sekolah Pamong Praja di Kota Nica (sekarang Kampung Harapan di Jayapura), mendengar berita Proklamasi kemerdekaan Indonesia dari radio. Dia bersama pelajar lain mendiskusikan Proklamasi itu. Silas Papare meminta Marcus memberitahu J.P.K. van Eechoud, residen Papua dan pendiri Sekolah Pamong Praja bahwa orang Papua tidak menghendaki apa pun dengan adanya Proklamasi itu.


Tentu saja Van Eechoud senang karena dia lebih berupaya membangun identitas kepapuaan ketimbang turut mengikuti irama nasionalisme Indonesia. Namun, dia blunder dengan merekrut Soegoro Atmoprasodjo sebagai pengajar dan direktur asrama Sekolah Pamong Praja yang menghimpun para pemuda lokal untuk menjadi pegawai pemerintah Belanda. Beberapa di antaranya kemudian menjadi tokoh lokal terdidik dan elite pertama Papua, seperti Frans Kaisiepo, Nicolaas Jouwe, Marthen Indey, Corinus Krey, Silas Papare, Baldus Mofu, O. Manupapami, dan Herman Wajoi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Kerusuhan rasial Chicago 1919, kisah pilu orang kulit hitam di negeri tempat kelahiran demokrasi.
Kerusuhan rasial Chicago 1919, kisah pilu orang kulit hitam di negeri tempat kelahiran demokrasi.
Hari lahir WR Supratman 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional. Padahal tanggal itu masih diperdebatkan.
Hari lahir WR Supratman 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional. Padahal tanggal itu masih diperdebatkan.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Persidangan di hari pertama diawali dengan pembacaan dakwaan jaksa. Sidang dipimpin hakim dari Afrika Selatan yang bereputasi internasional.
Persidangan di hari pertama diawali dengan pembacaan dakwaan jaksa. Sidang dipimpin hakim dari Afrika Selatan yang bereputasi internasional.
Tak hanya menjaga kedaulatan, heli TNI AU juga digdaya dalam uji skill di udara.
Tak hanya menjaga kedaulatan, heli TNI AU juga digdaya dalam uji skill di udara.
transparant.png
bottom of page