top of page

Soeharto Agen Revolusi Hijau, Mau Dijadikan Pahlawan Nasional? 

Meski Soeharto dipuji atas keberhasilan produksi pangan lewat Revolusi Hijau, capaian itu dicapai lewat kerja sama dengan korporasi asing, pemaksaan terhadap petani, dan kekerasan struktural. Ia bukan inovator, hanya pelaksana agenda global.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi oleh Betaria Sarulina dan M.A. Yusuf/Historia.ID

18 Mei 2025
5 menit membaca

Diperbarui: 12 Apr

USULAN memberikan gelar pahlawan bagi Soeharto, dilihat dari sisi mana pun, tak ada benarnya. Di samping capaian-capaian dalam ranah kemiliteran, ia digadang-gadang sebagai gelarnya sebagai Bapak Pembangunan. Gelar yang membuatnya layak dianggap sebagai pahlawan ini perlu kita telusuri lebih dalam. Ada dua elemen pembangunan pada masa Repelita I hingga IV yang dianggap menjadi keberhasilannya Soeharto, yaitu pengendalian populasi dan produksi pangan. Faktor kunci pada pengendalian populasi terletak pada program Keluarga Berencana dan institusi birokratiknya, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Sedangkan faktor kunci pada elemen kedua terletak pada Revolusi Hijau. Inilah yang akan saya uraikan di sini. 


Pada November 1985, Soeharto sebagai presiden RI, diundang untuk memberikan pidatonya dalam konferensi peringatan FAO ke-40 di Roma sebagai representasi negara berkembang. Undangan prestisius ini dipicu oleh keberhasilan Soeharto dalam meningkatkan produksi pangan, bahkan pertumbuhan per kapita produksi serealia antara 1974/5-1984/5 berada di posisi tertinggi kedua di Asia setelah Burma. Dibandingkan dengan rata-rata produksi serealia yang indexnya berada di angka 119 per kapita pada 1984/5, Indonesia berada di angka 140 di tahun tersebut, melampaui Cina yang memiliki index produksi per kapita sebesar 131.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
transparant.png
bottom of page