Diperbarui: 25 Sep
SELAIN Asia dan Afrika, Presiden Sukarno juga menjalin persahabatan dengan pemimpin negara-negara Amerika Latin. Pergaulan terjalin lantaran kesamaan pandangan anti kolonialisme dan imperialisme. Tidak melulu soal politik, Sukarno juga mengagumi cara berpenampilan salah satu pemimpin negara Amerika Latin yaitu Juan Peron dari Argentina.
Menurut Guntur, putra sulung Bung Karno, Presiden Argentina Juan Peron adalah pemimpin dari Amerika Lartin yang paling parlente di mata Sukarno. Juan Peron memang populer bagi masyarakat Argentina. Dia menjadi presiden Argentina untuk tiga periode masa jabatan (1946—1952, 1952—1955, dan 1973—1974). Juan Peron yang berlatar belakang militer ini dikenal tampan dan berpenampilan rapi –sepertinya halnya Sukarno.
Bila Juan Peron dijunjung dengan selera penampilannya yang bagus, maka berbanding terbalik dengan Fidel Castro. “Kalau yang paling ‘brengsek’ cara berpakaiannya adalah Sang ‘Maximo Lider De La Revolution De Cuba’ atau ‘Pemimpin Besar Revolusi Kuba’ Fidel Castro,” ujar Guntur dalam Bung Karno & Kesayangannya. Dalam artian, Fidel Castro sama sekali tidak peduli perkara penampilan.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















