top of page

Sumber Hidup Orang Melayu

Lewat laut budaya Melayu berdiaspora. Laut adalah semesta orang Melayu.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ritual tuah sungai di Sungai Musi, Palembang. Foto: Yayasan Alam Melayu Sriwijaya.

2 Des 2017
2 menit membaca

LAUT sahabat orang Melayu. Berkat budaya laut, orang Melayu berdiaspora ke wilayah pesisir pulau-pulau di Indonesia. Mereka banyak menempati wilayah pesisir Sumatra, kepulauan sekitar Selat Malaka, pesisir Kalimantan, pesisir Sulawesi, pesisir Kepulauan Maluku, dan Pesisir Jawa.


“Sampai Jawa? Sampai Jawa berkat hubungan dagang,” ucap Lily Tjahjandari, wakil direktur Lembaga Kajian Indonesia, dalam Seminar Nasional Memori Kolektif dalam Kebudayaan Melayu, di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis (30/11).


Pada perkembangannya orang Melayu yang sampai di pesisir berbaur dengan suku lain. Mereka melahirkan keanekaragaman tradisi Melayu pesisir yang dilestarikan oleh masyarakat pesisir Indonesia. Wilayah pesisir memungkinkan berbagai pertemuan antarbudaya. Meski begitu, masih tetap terlihat kekhasan budaya pesisir yang mirip satu sama lain.


Misalnya, Lily menyebut permainan perahu layar “jong” di wilayah Riau. Permainan ini merupakan ikon masyarakat Melayu pesisir. Biasanya dimainkan tak hanya oleh anak-anak tapi juga dewasa.


Bukti persebaran budaya Melayu juga terlihat dari beberapa kesamaan tradisi di berbagai wilayah di Indonesia saat ini. Ada kemiripan antara ornamen pengantin Betawi mirip dengan ornamen perempuan Riau.


“Untaian yang menutup itu kena dua pengaruh, Melayu dan Cina. Hanya warnanya beda, Riau juga untaiannya lebih jarang, kalau Betawi padat,” ujar Lily.


Dalam budaya Melayu juga mengenal tradisi ritus laut sebagai bentuk persembahan masyarakat pesisir pada Sang Pencipta. Biasanya dengan cara menghanyutkan berbagai bentuk persembahan di laut, baik makanan, pakaian, dan buah-buahan.


Ritual laut ini masih dilakukan di wilayah pesisir Jawa, Sulawesi, dan Sumatra. Di Jawa, ritual ini bisa dijumpai di Banten dan Cirebon.


Kedekatan budaya Melayu dengan laut diwujudkan dengan lahirnya UU laut dalam UU Malaka pada sekira abad 14-15 M. Di dalamnya ada pasal-pasal yang mengatur soal kapal karam. Disebutkan, apabila karam, anak buah kapal yang karam harus menjadi hamba kapten kapal yang menolong mereka.


“Mereka harus taat pada nakhoda kapal penyelamat,” kata Lily.


Dalam undang-undang itu pula nakhoda kapal diwajibkan untuk memperhatikan anak buahnya. Dia tak boleh berlaku semena-mena.


“Ada ancaman juga, jika masuk wilayah Malaka tanpa maksud baik, akan ada sanksi dari sultan,” jelasnya.


UU itu, kata Lily, tak pernah disiarkan dengan bebas. Namun, aturannya dilakukan sebagai tindakan yang berpola. Karenanya, meski naskah tidak berpindah, pelakunya terus menerus mengamalkan aturan UU Malaka.


“Sehingga menjadi sebuah sistem dan berlaku tidak selalu di wilayah Malaka,” ujar Lily.


Bagaimanapun, baik laut maupun sungai, keduanya merupakan sumber kehidupan orang Melayu. Mereka memandangnya bagai sebuah semesta. Mereka pun menerapkan pantangan-pantangan untuk memberikan penghormatan terhadap sungai dan laut.


“Laut adalah jiwa mereka. Sebagian besar mereka tinggal di dekatnya. Mereka melakukan ritus di dekat-dekat situ. Di situ pula sumber mereka mencari nafkah,” kata Welli Aprian, wakil ketua Yayasan Alam Melayu Sriwijaya.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
Tukar-menukar kaos antara pemain usai pertandingan sepakbola sudah menjadi kelaziman. Larangan FIFA tak bisa menghentikan tradisi ini.
Tukar-menukar kaos antara pemain usai pertandingan sepakbola sudah menjadi kelaziman. Larangan FIFA tak bisa menghentikan tradisi ini.
Georgia jadi debutan di Piala Eropa 2024 dan berpotensi jadi tim kejutan. Seperti apa gerangan mulanya sepakbola di Tanah Kartvelia itu?
Georgia jadi debutan di Piala Eropa 2024 dan berpotensi jadi tim kejutan. Seperti apa gerangan mulanya sepakbola di Tanah Kartvelia itu?
Berbagai benda bersejarah di dalam ruang penyimpanan koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara hilang dibobol maling. Tak ada petugas keamanan dan CCTV.
Berbagai benda bersejarah di dalam ruang penyimpanan koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara hilang dibobol maling. Tak ada petugas keamanan dan CCTV.
Sejarah mencatat raket Christian Hadinata dkk. pernah menyabet emas olimpiade 20 tahun sebelum Susi Susanti.
Sejarah mencatat raket Christian Hadinata dkk. pernah menyabet emas olimpiade 20 tahun sebelum Susi Susanti.
Philip Fullard jago udara yang melegenda dari Perang Dunia I. Ironisnya medali-medali kehormatannya dilelang keluarganya.
Philip Fullard jago udara yang melegenda dari Perang Dunia I. Ironisnya medali-medali kehormatannya dilelang keluarganya.
Jatuh-bangun menghadapi masalah keluarga lewat pergulatan batin. Menyajikan romantisme keluarga. (Tulisan mengandung beberan cerita).
Jatuh-bangun menghadapi masalah keluarga lewat pergulatan batin. Menyajikan romantisme keluarga. (Tulisan mengandung beberan cerita).
transparant.png
bottom of page