top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Susu Indonesia Kembali ke Zaman Penjajahan

Sangat sedikit orang Indonesia jadi peternak susu di masa kolonial. Kini setelah banyak seperti di Boyolali, peternak dibatasi produksinya.

10 Nov 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ilustrasi peternakan sapi perah untuk industri susu. Presiden Soeharto sedang berdialog dengan seorang peternak sapi perah. (Repro Soeharto, Pikiran, Ucapan, dan Tindakan Saya)

  • 11 Nov 2024
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 6 Jan

DUKA sedang menyelimuti para peternak susu Indonesia. Sebab, pemerintah baru membatasi kuota produksi susu lokal masuk pabrik. Padahal, pemerintah katanya hendak membagi-bagikan susu gratis ke anak sekolah. Alhasil, puluhan ribu peternak sapi susu di Boyolali protes dengan mandi susu. Selain itu, ada pula peternak sapi susu yang ditagih pajak tak wajar hingga Rp671 juta.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page