- 6 Feb 2021
- 3 menit membaca
Diperbarui: 21 Feb
SUATU malam di Bogor pada akhir 1945. Dua orang lelaki datang ke rumah Harun Kabir yang terletak di Jalan Ciwaringin Nomor 33. Setelah berbicara agak lama dengan tokoh pergerakan Bogor itu, salah satu dari mereka kemudian pergi dengan meninggalkan kawannya: seorang lelaki hampir separuh baya yang mengenalkan dirinya sebagai Ilyas Husein.
Ilyas kemudian tinggal agak lama di rumah Harun. Dia menempati sebuah kamar kosong di bagian belakang. Dalam kenangan Hetty Kabir, putri kedua Harun Kabir, Ilyas merupakan orang yang selalu berbicara lembut dan baik, agak pendiam dan pandai bermain piano.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












