top of page

Tentara Kolonial dalam Pusaran Masa

KNIL, garda terdepan kolonialis Belanda dalam menguasai Nusantara selama seabad lebih. Perjalanannya berliku.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Letjen Dirk Cornelis Buurman van Vreeden (kedua dari kiri) Panglima KNIL terakhir memberi penghormatan perpisahan pada para mendiang serdadu KNIL di Ereveld Mentengpulo pada siang, 25 Juli 1950. Pagi sebelumnya ia berpamitan ke Presiden Sukarno dan malamnya menghadiri resepsi pembubaran KNIL (Foto: nationaalarchief.nl)

  • 25 Jul 2019
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 25 Jun

HARI ini, 25 Juli, 69 tahun silam di kediaman Komisaris Tinggi Belanda Hans Max Hirschfeld. Naiknya Letnan Jenderal (Letjen) Dirk Cornelis Buurman van Vreeden ke podium jadi momen paling ditunggu. Panglima terakhir Koninklijke Nederlands Indisch Leger (KNIL/Tentara Kerajaan Hindia Belanda) itu menyampaikan pernyataan di depan mikrofon lewat dua bahasa –Belanda dan Indonesia– yang menandakan bubarnya serdadu kolonial berusia 120 tahun itu.


Benarkah 120 tahun? Pasalnya, monument KNIL di Bronbeek yang mengabadikan usia KNIL sudah direvisi dari penyebutan kurun waktu 1830-1950 menjadi 1814-1950. Perubahan itu dilakukan setelah muncul hasil riset Letkol (tituler) Willem L. Plink yang meyakini KNIL sudah lahir sejak 14 September 1814, bukan 4 Desember 1830 yang mengacu pada Algemeene Orders voor het Nederlandsch-Oost-Indische Leger dari Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch.


Dikutip dari situs Vrieden van Bronbeek, Plink mendasarkan pernyataannya pada temuan sebuah panji Resimen Van Heutsz bertarikh 1814 di sebuah pameran di Museum Bronbeek. Panji tersebut memuat jahitan bertuliskan “Krijgsverrichtingen Koninklijke Nederlands-Indisch Leger 1816-1950” serta “Korea 1950-1954”.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Sjahrir-Amir Sjarifoeddin memburu para oposannya. Sukarno pinjamkan mobil dan beri sangu untuk menangkap Tan Malaka dan kawan-kawannya.
bg-gray.jpg
Tan Malaka tampil pertama kali untuk menghimpun kekuatan dalam Persatuan Perjuangan. Oposisi Tan Malaka berhasil menjatuhkan Kabinet Sutan Sjahrir, namun hanya kemenangan semu.
bg-gray.jpg
Sutan Sjahrir menemui Tan Malaka untuk bekerja sama. Namun, dua tokoh Minang ini tak sejalan dalam perjuangan. Sjahrir memilih diplomasi membuat Tan Malaka oposisi.
bg-gray.jpg
Pohon ini punya narasi mitos bisa menurunkan hujan. Menarik berbagai pemerintah kolonial Eropa untuk mendapatkan dan memperkenalkan tanaman ini ke berbagai negeri jajahan.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Tema budaya bahari dipilih untuk mengingatkan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut sebagai penghubungnya.
Tema budaya bahari dipilih untuk mengingatkan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut sebagai penghubungnya.
Percampuran banyak budaya di Kota Budapest akan dituangkan lewat pameran bersama antar dua negara.
Percampuran banyak budaya di Kota Budapest akan dituangkan lewat pameran bersama antar dua negara.
Nyaris semua mata tertuju pada Manuel Neuer. Dikambinghitamkan laiknya Rene Higuita 28 tahun lalu.
Nyaris semua mata tertuju pada Manuel Neuer. Dikambinghitamkan laiknya Rene Higuita 28 tahun lalu.
transparant.png
bottom of page