top of page

Panglima Tentara Belanda dari Surakarta (Bagian II)

Tangan kanan Jenderal Spoor yang merancang agresi militer. Mengakhiri kiprahnya di Uni Eropa.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Gelar inspeksi Jenderal Dirk Cornelis Buurman van Vreeden (tengah) saat sudah menjadi panglima medio 1949 di Padang (Dienst voor Legercontacten Indonesie/nationaalarchief.nl)

  • 29 Jul 2019
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 16 Jun

PERAN besar di balik tokoh besar. Demikianlah Nan Buurman van Vreeden menafsirkan sepakterjang ayahnya, Letjen Dirk Cornelis Buurman van Vreeden, sebagai perwira tinggi Koninklijke Nederlands Indisch Leger (KNIL/Tentara Kerajaan Hindia Belanda). 


Nama Buurman memang kalah pamor dari koleganya, Jenderal Simon Hendrik Spoor. Panglima KNIL dan pimpinan tertinggi seluruh tentara Belanda di Indonesia semasa revolusi fisik (1946-1949) itu dikenal paling ngotot menyelesaikan konflik Indonesia-Belanda pasca-Perang Dunia II lewat jalan perang. 


Faktanya, Spoor hanya memulai. Buurman-lah yang menyelesaikan apa yang dilakukan Spoor. “Ayah saya dan Jenderal Spoor sudah berteman sejak masih dalam pendidikan militer. Akan tetapi ayah saya yang harus melewati masa-masa akhir penyelesaian konflik. Itu hal yang sulit bagi dirinya. Saya mengisahkan ini agar anak-cucu saya mendapat gambaran yang lebih jelas terkait hal itu. Ayah saya memainkan peran besar dalam sejarah itu,” ungkap Nan yang berbagi kisah di laman engelfriet.net, 17 Agustus 2007.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah shared a room with Siti Soendari, the youngest sister of Dr. Soetomo. They had different personalities but complemented each other very well.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Tingkat dan perubahan populasi permukiman kuno bisa diteliti lewat ekstrak tinja manusia dan hewan.
Tingkat dan perubahan populasi permukiman kuno bisa diteliti lewat ekstrak tinja manusia dan hewan.
Koboi sebermula seorang penunggang kuda penggembala ternak. Berubah jadi sosok heroik dan dibanggakan oleh pemuda revolusi di Surabaya.
Koboi sebermula seorang penunggang kuda penggembala ternak. Berubah jadi sosok heroik dan dibanggakan oleh pemuda revolusi di Surabaya.
Kelompok antidemokrasi membubarkan pertemuan para penyintas 1965 yang akan mengikuti simposium nasional yang bakal diselenggarakan pemerintah.
Kelompok antidemokrasi membubarkan pertemuan para penyintas 1965 yang akan mengikuti simposium nasional yang bakal diselenggarakan pemerintah.
transparant.png
bottom of page