top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Terowongan Neyama Romusha

Sebuah terowongan, dikerjakan ribuan romusha, dibangun untuk mengalirkan banjir ke Samudra Hindia.

13 Apr 2012

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Romusha zaman pendudukan Jepang. (Micha Rainer Pali/Historia).

Diperbarui: 19 Des 2025

PADA 17 November 1942, Sungai Brantas meluap, merendam 150 desa dan 9.000 rumah di Kabupaten Tulungagung. Luapan air juga menghancurkan areal pertanian. Genangan air di daerah hilir membentuk tanah berawa yang luas, yang oleh penduduk setempat disebut “campur darat.”


Untuk mengatasinya, pemerintah Karesidenan Kediri membangun sebuah terowongan melalui wilayah perbukitan untuk menguras air yang masih menggenangi rawa-rawa ke Samudra Hindia. Selain itu, diharapkan terowongan itu bisa menjaga tanaman padi, yang sedang diintensifkan Jepang untuk menyuplai pasokan makanan tentaranya di medan perang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Greenland Dikuasai Denmark, Diancam Amerika Serikat

Greenland Dikuasai Denmark, Diancam Amerika Serikat

Ratusan tahun Greenland di bawah kekuasaan Denmark, kini terancam dianeksasi Amerika Serikat. Orang Greenland sendiri ingin merdeka.
Lelucon Jojon Tepi Jurang

Lelucon Jojon Tepi Jurang

Selain untuk menghibur, komedi bisa menjadi kritik sosial. Namun, komedi bisa menimbulkan masalah bagi komedian, seperti yang terjadi pada Jojon.
Bintang Telenovela Venezuela di Layar Kaca Indonesia

Bintang Telenovela Venezuela di Layar Kaca Indonesia

Artis Venezuela pernah begitu terkenal di Indonesia ketika tayangan telenovela Amerika Latin melanda tanah air.
Berhulu di Parakan, Bermuara di Kudus

Berhulu di Parakan, Bermuara di Kudus

Lembaran arsip menyingkap sepakterjang keluarga Siek di Parakan, yang menguasai pasokan dan perdagangan tembakau di Jawa.
Menghidupkan Kembali Spirit Patrice Lumumba

Menghidupkan Kembali Spirit Patrice Lumumba

Suporter Kongo viral menirukan sosok Patrice Lumumba. Sukarno mengabadikan pahlawan kemerdekaan Kongo itu jadi nama jalan sebagai bentuk solidaritas pasca pembunuhannya.
bottom of page