top of page

Tokio Jokio, Film Animasi Propaganda AS Masa Perang Dunia II

Tokio Jokio merupakan film animasi yang diproduksi Amerika Serikat sebagai alat propaganda pada masa Perang Dunia II. Film ini dianggap rasis terhadap orang Jepang.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 11 Sep 2024
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 30 Mar

DI MASA Perang Dunia II, film tak hanya diproduksi untuk tujuan hiburan, tetapi juga menjadi media propaganda. Negara-negara seperti Jerman, Amerika Serikat, hingga Jepang berlomba-lomba menayangkan film live action maupun animasi yang sarat akan pesan-pesan propaganda. Tak jarang film tersebut menampilkan karakter serta adegan yang memiliki maksud untuk mempermalukan musuh, selain yang utama yakni untuk meningkatkan semangat patriotisme di kalangan penduduk negaranya.


Industri film memang tak begitu saja menghilang ketika perang berkecamuk pada 1940-an. Besarnya peran film sebagai media propaganda dimanfaatkan pemerintah untuk menarik minat masyarakat agar mau ikut ambil bagian dalam mempertahankan negara, serta melawan musuh yang dianggap mengancam kedamaian dunia. Di Amerika Serikat, sepanjang tahun 1941 hingga 1945, para animator Hollywood memproduksi banyak kartun yang tak hanya untuk menghibur tetapi juga menjadi corong propaganda di masa perang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Snouck Hurgronje traveled to Jeddah and Mecca to observe and gather information about Muslims in the Dutch East Indies.
bg-gray.jpg
Gerilya di hutan hingga dapat julukan Ratu Rimba Malaya, Shamsiah Fakeh pernah ditangkap di Jakarta pasca peristiwa G30S 1965.
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
Sejak masa kolonial, tembakau dan produk turunannya dikenai cukai. Dianggap menguntungkan dan bertahan kala krisis global.
Sejak masa kolonial, tembakau dan produk turunannya dikenai cukai. Dianggap menguntungkan dan bertahan kala krisis global.
Penyanyi nyentrik asal Sukabumi sohor di era 1990-an. Sedari remaja, penikmat musik “Ngak Ngik Ngok” ini sudah bermusik.
Penyanyi nyentrik asal Sukabumi sohor di era 1990-an. Sedari remaja, penikmat musik “Ngak Ngik Ngok” ini sudah bermusik.
Chairil Anwar dan Des Alwi jual beli barang bekas. Dari aktivitas itu Sutan Sjahrir memperoleh radio gelap untuk mendengarkan berita kekalahan Jepang.
Chairil Anwar dan Des Alwi jual beli barang bekas. Dari aktivitas itu Sutan Sjahrir memperoleh radio gelap untuk mendengarkan berita kekalahan Jepang.
Mata-mata Barat mengumpulkan kertas yang dijadikan tisu toilet oleh tentara Soviet. Kertas itu berisi informasi penting tentang rencana hingga pengembangan alat tempur.
Mata-mata Barat mengumpulkan kertas yang dijadikan tisu toilet oleh tentara Soviet. Kertas itu berisi informasi penting tentang rencana hingga pengembangan alat tempur.
Dulu sempat cuma dianggap olahraga rekreasi, lantas Prancis berbenah. Denmark sampai Indonesia pun keok dibuatnya.
Dulu sempat cuma dianggap olahraga rekreasi, lantas Prancis berbenah. Denmark sampai Indonesia pun keok dibuatnya.
Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.
Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.
transparant.png
bottom of page