top of page

Tragedi Bintaro

Kecelakaan kereta api terburuk dalam sejarah Indonesia. Apa hal yang bisa dipelajari?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Warga setempat berkerumun di sekitar lokasi kecelakaan kereta api di Bintaro pada 19 oktober 1987. (Repro Rekaman Peristiwa '87).

20 Okt 2018
4 menit membaca

Diperbarui: 28 Apr

PADA 19 Oktober 1987, dua rangkaian kereta api bertabrakan di Bintaro, Tangerang —sekarang masuk Provinsi Banten. Lokomotif dan gerbong pertama masing-masing kereta hancur-lebur. Ratusan penumpang tewas mengenaskan. Suara tabrakan terdengar hingga beberapa belas meter. Kecelakaan kereta terburuk sepanjang sejarah Indonesia.


Kecelakaan ini terjadi Senin pagi, sekira jam tujuh. Waktu padat penumpang untuk Kereta api (KA) 225 trayek Rangkasbitung—Jakarta Kota. Kereta ini mengangkut 1.887 penumpang. “Penumpang KA 225 itu sudah melebihi kepadatan maksimal (200 persen dari kapasitas padat),” catat redaksi Suara Pembaruan dalam Rekaman Peristiwa '87. Para penumpang KA 225 memenuhi lokomotif dan atap gerbong.


Situasi berbeda tampak dalam KA 220 jurusan Tanah Abang—Merak. Kereta ini terisi oleh 478 penumpang. Kapasitas angkutnya 685 penumpang. Kepadatannya menyentuh angka 72.6 persen. Masih dalam batas normal. Semua penumpang kebagian tempat duduk.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Sejarawan Sri Margana menyoroti klaim-klaim kontradiktif hingga lemahnya kronologi dan paradigma. Prof. Asvi Warman Adam mempersoalkan upaya legitimasi terhadap Orde Baru.
Sejarawan Sri Margana menyoroti klaim-klaim kontradiktif hingga lemahnya kronologi dan paradigma. Prof. Asvi Warman Adam mempersoalkan upaya legitimasi terhadap Orde Baru.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Kebutuhan akan spiritualitas membuat minat kepada Budhisme meningkat pesat di China.
Kebutuhan akan spiritualitas membuat minat kepada Budhisme meningkat pesat di China.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
transparant.png
bottom of page