- 20 Jun 2024
- 4 menit membaca
Diperbarui: 28 Apr
KECELAKAAN kereta api yang melukai puluhan orang dan menewaskan sedikitnya 14 orang terjadi di Batavia pada April 1914. Insiden nahas itu disebut sebagai kecelakaan kereta api pertama dan terbesar yang pernah terjadi di Hindia, karena kecelakaan seperti itu belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah koloni Belanda tersebut.
Surat kabar Bataviaasch Nieuwsblad, 2 April 1914, melaporkan bahwa kecelakaan yang terjadi di Kali Mati dekat Ancol itu terjadi pada pukul 7 pagi. Kala itu kereta api yang berangkat pada pukul 6.12 dari Meester Cornelis dan 6.34 dari Kemayoran akan melanjutkan perjalanan menuju Tanjung Priok. Nahas, di tengah perjalanan kereta api anjlok karena penyebab sepele yang berujung pada kecelakaan mengerikan.
“Lebih dari 20 meter sebelum jembatan di atas Kali Mati, seekor kerbau yang sedang merumput di pinggir rel tiba-tiba menyeberang. Masinis tidak punya waktu untuk berhenti; ia mengerem sekuat tenaga, namun tidak berhasil dan kereta api tergelincir, lalu menabrak jembatan dengan kecepatan sekitar 30 km. Karena jembatan ini bukan jembatan permanen, bagian depan jembatan amblas akibat benturan dan tenggelam ke dalam sungai,” tulis Bataviaasch Nieuwsblad.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















