top of page

Untuk Golkar dari Eddy Sud

Eddy Sud koordinator Artis Safari Golkar. Setelah belasan tahun ikut Golkar, dia jadi anggota DPR mewakili Golkar.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Eddy Sud dan Benyamin S. dalam acara Golkar. (Majalah Komunikasi No. 53 Tahun VII Juni 1986).

16 Jun 2023
2 menit membaca

Diperbarui: 20 Agu

NAMANYA sohor di dunia perfilman era 1970-an sebagai Eddy Sud. Padahal nama aslinya Eddy Sudihardjo. Dia pernah muncul bersama Ateng, Iskak, hingga Bing Slamet dan kerap tampil sebagai orang tua yang berwibawa dalam film-filmnya.


Kariernya di dunia hiburan sebenarnya dimulai jauh sebelum 1970-an. Sebelum dikenal lewat Kwartet Jaya (bersama Ateng, Iskak, dan Bing Slamet), Eddy pernah tergabung dalam grup lawak SAE (bersama Bing Slamet dan Atmonadi). Lelaki kelahiran Klaten, 20 Agustus 1937 ini adalah lulusan SMA De Britto, Yogyakarta dan pernah kuliah ekonomi sebentar di Universitas Gadjah Mada.


Sejak muda, dia bermain film. Buku Apa-Siapa Orang Film Indonesia, 1926-1978 menyebut, film pertama Eddy adalah Berabe (1960). Setahun berselang, ia main dalam Marina dan Kuntilanak. Namun film-film itu tak serta-merta membuatnya terkenal.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
transparant.png
bottom of page