top of page

Vaksin Darurat Masa Revolusi

Kisah dokter tentara memvaksin cacar penduduk di Banten Selatan dan Bogor di tengah revolusi kemerdekaan. Bahan vaksinnya dari kulit kerbau.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Dr. Satrio ketika menjabat menteri kesehatan sedang melakukan penyuntikan kepada anak-anak dalam kunjungan ke daerah-daerah. (Repro Perjuangan dan Pengabdian).

13 Jan 2021
4 menit membaca

Diperbarui: 5 Mei

PROF. Dr. Satrio. Nama ini sohor sebagai salah satu jalan utama di Jakarta. Tak banyak orang tahu siapa sosok ini dan apa yang telah dilakukannya sehingga namanya diabadikan. Dia seorang dokter tentara yang berjasa dalam memberikan vaksin cacar kepada penduduk Banten Selatan dan Bogor pada masa revolusi kemerdekaan.


Cerita pemberian vaksin oleh dr. Satrio bermula pada Desember 1948. Kala itu, Belanda berupaya merebut sejumlah wilayah Banten seperti Serang, Pandeglang, dan Rangkasbitung dari Republik. Pejuang-pejuang Republik melawan upaya itu dengan perang gerilya.


Dr. Satrio ikut bertugas membantu pejuang gerilya Republik sesuai surat kawat dari Markas Besar Tentara. Dia tergabung dalam Brigade Tirtayasa dan beberapa kali mengurus pejuang-pejuang yang terluka atau gugur. Tapi penugasannya di wilayah Gunung Karang, Banten Selatan, menggerakkan dirinya turut membantu rakyat.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
Film yang kontekstual terkait kesenjangan sosial. Mendatangkan penghargaan Cannes seiring perayaan 100 tahun perfilman Korea.
Film yang kontekstual terkait kesenjangan sosial. Mendatangkan penghargaan Cannes seiring perayaan 100 tahun perfilman Korea.
Anthem “You’ll Never Walk Alone” tak pernah lekang mengiringi Liverpool di masa jaya maupun nestapa.
Anthem “You’ll Never Walk Alone” tak pernah lekang mengiringi Liverpool di masa jaya maupun nestapa.
 Dari Filipina, metode “quick count” merambah ke Indonesia di akhir masa Orde Baru. Hasilnya tak pernah meleset jauh dari penghitungan manual.
Dari Filipina, metode “quick count” merambah ke Indonesia di akhir masa Orde Baru. Hasilnya tak pernah meleset jauh dari penghitungan manual.
Rivalitas dua kiblat sepakbola dunia, Brasil-Argentina, yang abadi hingga kini.
Rivalitas dua kiblat sepakbola dunia, Brasil-Argentina, yang abadi hingga kini.
Fabio Quartararo dan Johann Zarco mengulang sejarah enam dekade MotoGP yang ditorehkan Pierre Monneret dan Jacques Collot. Siapa mereka?
Fabio Quartararo dan Johann Zarco mengulang sejarah enam dekade MotoGP yang ditorehkan Pierre Monneret dan Jacques Collot. Siapa mereka?
Perkumpulan Multatuli di Belanda menyerahkan artefak bersejarah kepada pemerintah Lebak.
Perkumpulan Multatuli di Belanda menyerahkan artefak bersejarah kepada pemerintah Lebak.
transparant.png
bottom of page