top of page

Westerling Terkulai Dirudal Jerman

Sebelum jadi jagal di Indonesia, Kapten Westerling merasakan rudal Jerman dalam Perang Dunia II. Dia harus dirawat di Inggris.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kapten Westerling pernah merasakan dahsyatnya rudal Jerman sewaktu Perang Dunia II. (Ministerie van Defensie).

  • 2 Apr
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 9 Mei

JAUH sebelum rudal ditembakkan pihak-pihak yang terlibat dalam perang di Teluk Persia sekarang, Jerman telah melakukannya waktu Perang Dunia II. Teknologi perang Jerman vital dalam memperkuat armada perang Adolf Hitler (1889-1945) menghadapi negara-negara Sekutu yang menjadi lawannya. Termasuk ketika Jerman telah melemah pada tahun-tahun terakhir perang.

 

Di fase akhir perang, sebuah teknologi dipersiapkan Jerman. Ia adalah peluru kendali –lebih tepatnya roket dan sering disebut bom terbang– bernama Fieseler Fi 103, dikenal sebagai V-1 yang kemungkinan singkatan dari Vergeltungswaffe 1. Orang Jerman mengartikan Vergeltungswaffe 1 sebagai senjata balas dendam.

 

Senjata dengan 1.870 pon bahan peledak ini, disebut Jean-Denis G.G. Lepage dalam An Illustrated Dictionary of the Third Reich, dikembangkan sejak Juni 1942 dan diproduksi massal Maret 1944. Dari sekitar 35.000 buah yang diproduksi, 9.251 buah ditembakkan ke Inggris dan 6.551 ditembakkan ke Antwerp, Belgia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page