top of page

Yang Muda yang Keliling Dunia (Bagian I)

Kisah beberapa pemuda Indonesia yang menjelajah keliling dunia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Saleh Kamah naik pesawat Convair 340 menuju Surabaya untuk memulai keliling dunia. (Aneka, 1 Desember 1954).

21 Jul 2018
3 menit membaca

Diperbarui: 18 Mei

TAHUN-tahun belakangan ini, sejumlah usaha ritel terkenal menutup gerainya di Indonesia. Analisis bisnis menduga perubahan tren belanja sebagai penyebabnya. Generasi milenial, terlahir antara 1980 dan 1990, lebih memilih belanja pengalaman baru dengan menjelajah tempat-tempat asing di antero bumi ketimbang berbelanja ritel. Hasrat seperti itu pernah ngetren di Indonesia pada 1950-an.


Rudolf Lawalata, pemuda kelahiran 1930 asal Maluku, punya hasrat mengelilingi dunia dengan berjalan kaki. Dia ingin memperkenalkan Indonesia kepada warga dunia. Pada tiap jengkal tanah tempatnya bertapak di negeri asing, dia akan tancapkan bendera merah putih.


“Di samping dia sendiri juga ingin menambah pengalaman-pengalaman di luar negeri nantinya,” tulis Aneka, 1 Desember 1954.


Orang-orang sekitarnya sempat terperanjat dan menganggap Lawalata gila. Ah, kau pergi untuk mati, kata seorang saudaranya. Mereka tak berkenan dengan impian Lawalata. Apalagi Lawalata sudah beranak dua dan beristri satu. Istrinya pun lagi hamil tujuh bulan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page