top of page

Zaman Australia di Makassar

Bermacam sikap tentara Australia kepada Indonesia. Mereka mudah dekat dengan kelompok perjuangan RI di Makassar dan sekitarnya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kedatangan Batalion 2/14 Tentara Australia di Makassar, 1 Oktober 1945. (awm.gov.au).

9 Mei 2023
3 menit membaca

Diperbarui: 19 Okt

AWAL September 1945, kota Makassar yang telah diisi oleh tentara Jepang kedatangan tentara Australia. Tentara Australia datang sebagai tentara pendudukan yang mewakili Sekutu dan  menggantikan tentara Jepang yang kalah perang sejak 14 Agustus 1945. Di dalam kelompok Sekutu, terdapat pula Belanda yang tentaranya belum kuat waktu itu.


Hilangnya Jepang berarti menjadi zaman baru bagi warga kota Makassar. Cerita tentang kekejaman berganti menjadi harapan. “Karena tentara Australia baru mendarat maka waktu itu disebut zaman Australia,” sebut Nasarudin Koro dalam Ayam Jantan Tanah Daeng.


Cerita akan harapan itu semakin terbukti dengan tindak-tanduk “pendatang” baru itu. Umumnya, tentara Australia yang bertugas di daerah Sulawesi, Kalimantan dan sekitarnya bersikap baik penduduk lokal. Tentara Australia yang datang di Makassar dengan ransum-ransumnya itu tak pelit untuk berbagi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
transparant.png
bottom of page