top of page



Nasib Buruk Anak Nyai
Di masa kolonial, orang-orang Indo-Eropa yang lahir dari seorang nyai mengalami berbagai diskriminasi. Menjadi orang buangan.


Memperjuangkan Pendidikan dan Perlindungan untuk Perempuan
Selain berjuang untuk kemerdekaan bangsa, Nyi Mangunsarkoro juga berjuang mengatasi masalah keperempuanan di era kolonial, pendidikan, dan pernikahan.


Perlawanan Lewat Bahasa
Pasca-Sumpah Pemuda, para pemuda berusaha menggunakan bahasa Indonesia sebagai bentuk perlawanan terhadap kolonialisme.


Soeharto Menutup Pintu Rezeki Korban 1965
Kekejaman Soeharto pada korban Perisitwa 1965 tak sebatas memenjarakan tanpa pengadilan. Pintu rezeki para korban dan keluarga juga ditutupnya.


Soendari Gigih Lawan Poligami
Gagal dalam pernikahan tak membuat Soendari menyerah pada kehidupan. Bekal pendidikan tingginya membuat Soendari mampu bertahan hidup.


Perempuan dalam Cengkraman Pergundikan
Nasib buruk perempuan-buruh perkebunan. Dipaksa menjadi gundik, penolakan hanya berujung hukuman.


Kala Nyonya Disangka Antek Belanda
Kisah para perempuan di masa revolusi yang penuh kecurigaan. Dituduh antek Belanda, padahal pro-republik.


Menjebak Antek Belanda via Asmara
Segala cara dilakukan untuk mengalahkan Belanda, termasuk menggunakan kembang desa.


Manis Getir Perjuangan Putri dalam Revolusi
Revolusi bukan hanya milik lelaki. Para perempuan memiliki peran dalam menjaring informasi.


Cinta Sultan Bersemi di Perpustakaan
Bermula dari diskusi, Raden Mas Sundoro jatuh hati pada Nyi Ageng Serang yang belia nan cerdas. Namun nasib tak menghendaki mereka bersama selamanya.


Penjara untuk Perempuan Kriminal
Penjara khusus perempuan dibuat untuk mencegah serangan seksual dan penularan penyakit dari napi lelaki.


Panglima Wanita Perang Jawa
Perempuan panglima pemberani dan cerdas di Perang Jawa. Andalan Pangeran Diponegoro di berbagai palagan.


Kala Ulama Perempuan Melawan
Keras hati, Rahmah El Yunusiyah memelopori perdirian Perguruan Muslim Sumatera Barat. Dia tak ingin perempuan meminta bantuan sebelum berusaha.


Demi Ibu Pertiwi dan Nasib Kaum Putri
Martabat perempuan dan kemerdekaan menjadi alasan perempuan dari tanah Pasundan ini menceburkan diri dalam perjuangan.


Perempuan Pertama di Parlemen Bandung
Emma Poeradiredja jadi perempuan pertama yang duduk di Dewan Kota Bandung. Buah dari jalan panjang perjuangan mendapatkan hak pilih yang dia tempuh bersama rekan-rekannya.

Ads
Ads
Ads
bottom of page











