top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

A Mutiny That Stirred the Waters

The people of the Dutch East Indies and the Netherlands were divided into two camps. The mutiny on the ship De Zeven Provinciën became a campaign issue in the Dutch parliamentary elections.

28 Okt 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Members of the RSP demonstrate demanding the release of Henk Sneevliet, who was imprisoned for criticizing the Dutch government in the case of the De Zeven Provincien mutiny. (IISG)

  • 29 Okt 2024
  • 6 menit membaca

THE mutiny of the crew of De Zeven Provinciën which protested against wage cuts, quickly sparked various reactions, both in the Dutch East Indies (Indonesia) and in the Netherlands. In Batavia, criticism came from the Governor-General of the Dutch East Indies, B.C. de Jonge, who in his speech on February 7, 1933, called the actions of the Dutch East Indies warship sailors irresponsible.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page