21 Jun 2015
2 menit membaca
Diperbarui: 8 Okt
SEKALI waktu, seorang Belanda pernah bertanya kepada Haji Agus Salim, “Zeg Salim, bagaimana itu, adik Anda masuk agama Katolik?”.
“God zij dank, Alhamdullilah, ia sekarang lebih dekat dengan saya,” jawabnya santai.
“Mengapa Anda malah berterima kasih kepada Tuhan?” tanya orang Belanda itu semakin heran.
“Dia dulu orang komunis, tidak percaya Tuhan, sekarang dia percaya Tuhan,” katanya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















