top of page

Adu Jangkrik dari Tiongkok ke Nusantara

Di Tiongkok, saking suka adu jangkrik sampai ada kaisar dan menteri jangkrik.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tempat membawa jangkrik di Tiongkok.

3 Jul 2018
2 menit membaca

JANGKRIK telah menjadi perhatian orang Tiongkok sejak 300 SM. Buktinya adalah lukisan jangkrik. Sejak sebelum Dinasti Tang, 500 SM-618 M, masyarakat Tiongkok telah mengagumi suara jangkrik. Mereka pun mengadu kerik jangkrik.


Kegemaran pada suara jangkrik berlanjut hingga era Dinasti Tang (618-906 M). Mereka mengurung jangkrik ke dalam kandang yang terbuat dari bambu. 


Pada era Dinasti Song (960-1278 M) yang diadu adalah fisik si jangkrik. Sejak itu, muncul permainan adu jangkrik yang digemari anak-anak hingga dewasa. Begitu populernya jangkrik, sampai-sampai ada “menteri jangkrik” yang dijabat oleh Jia Shi Dao (1213-1275). Selama menjabat, dia menyumbangkan buku tentang jangkrik berjudul :


“Dia sampai dituduh melalaikan tugas kerena obsesi dan gairahnya mengadu jangkrik. Tapi kala itu juga terdapat puisi mengenai ‘suara jangkrik’,” kata Dwi Cahyono, sejarawan Universitas Negeri Malang.


Bukan hanya “menteri jangkrik”, penguasa Dinasti Ming, Xuande (1425-1435 M), dijuluki “kaisar jangkrik” karena gemar mengadu jangkrik. Di lingkungan istana, jangkrik begitu dihargai. Tiap tahun ribuan jangkrik terpilih dikirim ke ibukota. Jangkrik yang hebat mendapat harga yang tinggi. Jangkrik pun untuk pamer kekayaan dan gengsi.


“Terdapat kisah seorang petugas lumbung beras yang rela menukar kuda terpilihnya dengan jangkrik yang tangguh,” kata Dwi.  


Adu jangkrik bisa membuat orang kaya mendadak. Namun, tak jarang menghacurkan perekonomian keluarga. Karenanya pada era Dinasti Qing (1644-1911) adu jangkrik secara resmi dilarang. Namun, pada periode tertentu Dinasti Qing, adu jangkrik masih dihadirkan dalam olahraga nasional setiap musim gugur.


Di Nusantara, sayangnya belum diperoleh bukti tekstual pra Kesultanan Mataram soal adu kerik maupun fisik jangkrik. Namun, kuatnya pengaruh Tiongkok sangat mungkin membawa kebiasaan ini masuk ke Nusantara.


Pada era Kesultanan Mataram, adu jangkrik menjadi kegemaran orang Jawa dan kalangan Tionghoa peranakan. Sejarawan Denys Lombard menyebutnya dalam 

Bahkan, ketika masa pemerintahan Hamengkubuwono VII (1877-1921) adu jangkrik masuk lingkungan keraton. Para bangsawan dan pedagang kaya di Kota Gede mengadakan pertandingan adu jangkrik tiap Selasa dan Jumat.


Menurut Tjan Tjoe Siem dalam artikel “Adoe Jangkrik”, yang dimuat majalah  tahun 1940, pada awal abad ke-20, adu jangkrik sebagai praktik perjudian ramai dilakukan di Jawa Tengah. Tidak sedikit orang Tionghoa ikut (adu jangkrik) di musim jangkrik. 


“Pusat-pusat aduan jangkrik yang taruhannya tidak kecil berada di Magelang, Yogyakarta, dan Solo. Pada tahun 1901 diadakan pertandingan besar ‘adu jangkrik’ di Semarang,” ujar Dwi.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Rasa lelah membuat kawan-kawannya ambil jalan pintas, sewa pesawat. Kendati terpilih naik pesawat itu, Dion urung naik karena ongkosnya mahal.
Rasa lelah membuat kawan-kawannya ambil jalan pintas, sewa pesawat. Kendati terpilih naik pesawat itu, Dion urung naik karena ongkosnya mahal.
Seorang pelancong AS yang mabuk mengambil sepotong semangka dan menolak membayar setelah mencicipinya. Memantik perkelahian yang berujung pada kerusuhan yang menewaskan belasan orang.
Seorang pelancong AS yang mabuk mengambil sepotong semangka dan menolak membayar setelah mencicipinya. Memantik perkelahian yang berujung pada kerusuhan yang menewaskan belasan orang.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
transparant.png
bottom of page