top of page

Ahmad Yani Berkelahi

Tak terima ayahnya dimaki, Ahmad Yani berkelahi dengan orang Belanda. Dibantu kopral KNIL asal Ambon.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 14 Jul 2022
  • 3 menit membaca

BUKAN balatentara Jepang yang pertama kali memperkenalkan Jenderal TNI Ahmad Yani pada dunia militer, melainkan tentara kolonial KNIL (Koninklijk Nederlandsch Indische Leger). Namun, ketika menjadi sersan KNIL, Yani punya pengalaman tak terlupakan: berkelahi dengan seorang Belanda yang tubuhnya lebih besar. Pemicunya, orang Belanda itu memaki ayah Yani. Tentu saja perkelahian itu tidak seimbang.


Di tengah perkelahian, seorang kopral KNIL melintas. Bukannya membantu orang Belanda atau melerai perkelahian, kopral asal Ambon bernama Lopias itu malah membantu Yani. Pada dasarnya orang Ambon memiliki rasa setiakawan yang tinggi.


“Orang Ambon baru sibuk bilamana ia sendiri, keluarganya, atau teman-temannya terancam, dan bersikap spontan tanpa memahami permasalahannya dahulu dalam mengambil keputusan,” catat Ernest Utrecht dalam Ambon: Kolonisatie, Dekolonisatie en Neo-kolonisatie. Dalam kasus Yani, orang Ambon rupanya bisa setiakawan kepada siapa saja yang lemah.


Buntut perkelahian itu membuat Kopral Lopias harus menanggung akibatnya. Pangkatnya diturunkan petinggi militer KNIL. Yani sendiri melanjutkan hidup dan bertahun-tahun lamanya tak bertemu penolongnya itu.


Yani beruntung punya ijazah Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO, kini setara SMP) dan sempat masuk Algemeene Middelbare School (AMS, kini setara SMA) milik lembaga Kristen di Jakarta. Dia putus sekolah lalu masuk KNIL. Pemerintah kolonial Belanda membuka peluang bagi orang Indonesia masuk KNIL untuk persiapan menghadapi Perang Dunia II.


“Ia diterima menjadi Aspirant pada dinas topografi militer itu pada tahun 1940, lalu mengikuti pendidikan Aspirant Militaire Topografische Dienst di kota Malang selama 6 bulan. Setelah lulus diangkat (menjadi) sersan cadangan dan ditempatkan di Malang untuk beberapa bulan lamanya,” kata Yayuk Ruliah Sutodiwiryo, istri Yani, dalam Ahmad Yani, Sebuah Kenang-kenangan.


Amelia Yani, putri Yani, dalam Ahmad Yani: Profil Seorang Prajurit TNI menyebut gaji Yani sebagai sersan topografi KNIL sebesar 120 gulden.


Sekitar awal 1940-an, angka itu cukup besar. Sebagai perbandingan, Raden Soeprono dalam otobiografinya, Selangkah Tapak Tiga Zaman: Mahasiswa Pejuang Kedokteran menyebut, antara 1930 hingga 1942, harga emas tiap gram berkisar 1,5 hingga 2 gulden. Satu gulden senilai 100 sen. Waktu itu, harga beras sekitar 6 sen tiap liter dan pemerintah kolonial Hindia Belanda tidak berani menaikan harganya.


“Pada zaman itu targetnya sersan. Rasanya kalau sudah jadi sersan sudah merupakan prestasi yang dapat dibanggakan,” kata Soegih Arto, mantan Jaksa Agung, dalam Sanul Daca.


Maksud Soegih Arto, menjadi sersan merupakan pencapaian yang cukup baik bagi kebanyakan orang Indonesia. Kala itu, jarang pemuda pribumi punya ijazah SMA dan karenanya sedikit sekali pemuda Indonesia jadi perwira KNIL. Sedangkan untuk sersan, ijazah SD saja sudah cukup. Soeharto contohnya.


Masa-masa Yani menikmati gaji 120 gulden tidak lama. Sebab, pertahanan Hindia Belanda sangat buruk dalam mengantisipasi serbuan kilat balatentara Jepang. Yani sempat mengalami pertempuran di daerah Ciater. Setelah pemerintah Hindia Belanda menyerah kepada tentara Jepang pada 8 Maret 1942 di Kalijati, Subang, Yani harus menganggur.


Di zaman Jepang, Yani diterima sebagai calon perwira tentara sukarela Pembela Tanah Air (Peta). Dia menjalani pelatihan di Bogor. Setelah lulus, dia menjadi komandan peleton (shodancho) lalu komandan kompi (chudancho) di Purworejo, daerah asalnya.


Setelah Indonesia merdeka, karier militer Yani melesat. Sepanjang revolusi 1945–1949, dia termasuk letnan kolonel TNI yang memimpin brigade di Jawa Tengah. Seperti juga Soeharto.

Di awal era 1950-an, Yani termasuk panglima penumpasan DI/TII di Jawa Tengah. Dia merintis pasukan Banteng Raiders di Jawa Tengah. Di akhir era 1950-an, dia sekolah staf di Amerika Serikat, kemudian berhasil menumpas pemberontakan PRRI di Sumatra.


Puncak karier militer Yani menjadi orang nomor satu di Angkatan Darat dari 1962 hingga 1965. Dia menjabat Menteri Panglima Angkatan Darat (Menpangad) ketika dibunuh dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965.


Semasa hidupnya, Yani tergolong orang yang tidak lupa pada masa lalunya. “Di kemudian hari, bertahun-tahun kemudian, ketika pemuda Yani itu telah menjabat Menteri Panglima Angkatan Darat, dalam suatu perjalanan inspeksinya ke wilayah Indonesia Timur, dapat mengenali kembali penolongnya ini (Kopral KNIL Lopias) dan berkesempatan untuk menunjukkan rasa terima kasihnya,” kata Yayuk Ruliah.


Henriette Latuharhary, istri Letnan Jenderal TNI Josef Muskita yang pernah jadi pembantu Yani, pernah mengatakan bahwa Yani sangat sayang kepada orang Ambon.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Percobaan bom nuklir-hidrogen oleh Amerika Serikat di Kepualaun Eniwetok di Pasifik merisaukan seorang anggota DPR. Mendorong pemerintah galang sikap penolakan di pentas internasional.
bg-gray.jpg
Snouck Hurgronje traveled to Jeddah and Mecca to observe and gather information about Muslims in the Dutch East Indies.
bg-gray.jpg
Gerilya di hutan hingga dapat julukan Ratu Rimba Malaya, Shamsiah Fakeh pernah ditangkap di Jakarta pasca peristiwa G30S 1965.
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
Horison lahir dari stabilitas politik rezim Orde Baru. Majalah sastra berpengaruh ini bertahan selama enam dekade.
Horison lahir dari stabilitas politik rezim Orde Baru. Majalah sastra berpengaruh ini bertahan selama enam dekade.
Dari tuntutan jam kerja hingga perlindungan pekerja. Perjuangan buruh mengalami perubahan, namun tujuannya tetap satu: keadilan.
Dari tuntutan jam kerja hingga perlindungan pekerja. Perjuangan buruh mengalami perubahan, namun tujuannya tetap satu: keadilan.
Berawal dari ahli psikologi ingin mengamati kehidupan narapidana di penjara. Eksperimen ini menjadi eksperimen paling terkenal dan kontroversial.
Berawal dari ahli psikologi ingin mengamati kehidupan narapidana di penjara. Eksperimen ini menjadi eksperimen paling terkenal dan kontroversial.
Memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, milisi Serbia memandu orang-orang kaya untuk “Sarajevo Safari”. Ibu hamil jadi yang termahal untuk diburu via senapan.
Memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, milisi Serbia memandu orang-orang kaya untuk “Sarajevo Safari”. Ibu hamil jadi yang termahal untuk diburu via senapan.
Sejak masa kolonial, tembakau dan produk turunannya dikenai cukai. Dianggap menguntungkan dan bertahan kala krisis global.
Sejak masa kolonial, tembakau dan produk turunannya dikenai cukai. Dianggap menguntungkan dan bertahan kala krisis global.
Penyanyi nyentrik asal Sukabumi sohor di era 1990-an. Sedari remaja, penikmat musik “Ngak Ngik Ngok” ini sudah bermusik.
Penyanyi nyentrik asal Sukabumi sohor di era 1990-an. Sedari remaja, penikmat musik “Ngak Ngik Ngok” ini sudah bermusik.
transparant.png
bottom of page