top of page

Akhir Kisah Raja Lalim

Kisah seorang raja suka mengganggu wanita. Dia sulit dilawan hingga dimusuhi.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 2 Mei 2024
  • 2 menit membaca

TAK hanya Kostrad yang pernah punya band bernama Dharmaputra, Kerajaan Majapahit pun punya sekelompok orang yang dulunya juga disebut Dharmaputra. Seperti anggota Dharmaputra di Kostrad, Darmaputra di zaman Majapahit juga terdiri dari orang-orang yang bisa diandalkan.


Dharmaputra di zaman Majapahit dijadikan pejabat kerajaan. Mereka terdiri dari tujuh orang. Kitab Pararaton, seperti dicatat Enung Nurhayati dalam Gajah Mada: Sistem Politik dan Kepemimpinan, menyebutkan Dharmaputra terdiri dari Ra Kuti, Ra Pangsa, Ra Wedeng, Ra Yuyu, Ra Tanca, dan Ra Banyak.


Para anggota Dharmaputra itu hidup di zaman Raja Jayanegara alias Raden Kalagemet, yang memerintah sejak 1309. Jayanegara dikenal dengan gelar panjangnya: Sri Sundarapandyadewadhiswaranamarajabhiseka Wikramottunggadewa. Sebelum menjadi raja, dia pada 1296 sudah menjadi kumararaja, semacam raja muda. Jayanegara naik menggantikan ayahnya, Raden Wijaya.


“Pada masa pemerintahannya ia dirongrong oleh serentetan pemberontakan yang merupakan kelanjutan dari pemberontakan-pemberontakan yang terjadi di masa pemerintahan ayahnya,” tulis Nugroho Notosusanto dkk. dalam Sejarah Nasional Indonesia II.



Nugroho dkk. tidak menggambarkan bagaimana tidak disukainya Jayanegara. Jayanegara adalah raja jahat dan mesum. Bahkan, dia hendak mengawini Tribuana Tunggadewi, adik tirinya sendiri. Selain itu, Jayanegara disebut raja lemah.


“Jayanegara tidak mengizinkan adanya gagasan nusantara," kata Slamet Muljana dalam Menuju Puncak Kemegahan: Sejarah Kerajaan Majapahit.


Maksud dari gagasan nusantara adalah mempersatukan nusantara. Dalam bukunya, Nugroho dkk. hanya menyebut adanya kelicikan daripada seorang pejabat bernama Mahapati di zaman Jayanegara itu.


Mahapati dengan “politik kantor” ala dirinya telah berhasil menyingkirkan Ranggalawe dan Lembu Sora. Dia kemudian berusaha menyingkirkan pula Nambi. Di antara para pemberontak di zaman Jayanegara itu, ada pula yang pernah menjadi pejabat kerajaan di era Raden Wijaya.



Korban Mahapati tak hanya Nambi, Sora, dan Ranggalawe saja. Semi dan Kuti juga kemudian menjadi korban fitnah Mahapati. Semi memberontak pada 1318 dan setahun berikutnya juga ikut terlibat dalam pemberontakan.


“Setelah terjadi dua peristiwa ini rupa-rupanya raja (Jayanegara) baru sadar akan kekeliruannya untuk mempercayai Mahapati dan insyaflah baginda bahwa Mahapati berhati jahat dan tukang fitnah. Maka ia ditangkap dan dibunuh,” sambung Nugroho dkk..


Namun, pemberontakan Ra Kuti tetap mengganas. Bahkan, ibukota Majapahit sampai diduduki oleh pemberontak yang dipimpin Ra Kuti. Alhasil Raja Jayanegara terpaksa menyingkir ke Badender. Dia dikawal sekelompok Bayangkari yang dipimpin Gajah Mada.



Pemberontakan Ra Kuti akhirnya berhasil diatasi. Ra Kuti dibunuh dan Raja Jayanegara bisa kembali ke ibukota.


Setelah hilang masalah dengan Ra Kuti yang telah dibunuh, Jayanegara kemudian punya masalah dengan Ra Tanca. Sehari-harinya Ra Tanca merupakan tabib istana. Ra Tanca dituduh telah membunuh Jayanegara, yang meninggal di tahun 1328.


“Ra Tanca mendapat laporan dari istrinya, bahwa Bathara Jayanagara Sri Kertarajasa melakukan perbuatan tidak senonoh,” tulis Otto Sukatno, CR dan Untung Mulyono dalam Pararaton Kitab Para Raja; Menguak Jejak Genealogi Sejarah Wangsa Jawa dari Tarumanegara Hingga Majapahit.


Ra Tanca sempat melaporkan kelakuan Jayanegara itu kepada Gajah Mada. Namun, Gajah Mada tak bisa berbuat apa-apa atas tingkah rajanya itu. Semua berjalan hingga kemudian sang raja meninggal ketika dioperasi bisul di lehernya oleh Ra Tanca.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Seorang kiai kampung diadili karena dianggap mengingkari syariat. Sebuah kritik atas pembacaan Serat Cebolek.
bg-gray.jpg
Henk Ngantung menjadi satu-satunya gubernur Jakarta yang berasal dari kalangan seniman. Namun, kehidupannya tak seindah guratan pada lukisan dan sketsanya.
bg-gray.jpg
In addition to the epigraphs found on the seven inscriptions, historical sources regarding Tarumanagara also come from statues and temples at two archaeological sites.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah lahir dari keluarga menak terpandang. Memilih jalan perjuangan.
Bekas komandan pasukan khusus Belanda yang berkawan dengan Westerling ini sedang ikut serta dalam Agresi Militer Belanda II ketika tertembak dadanya.
Bekas komandan pasukan khusus Belanda yang berkawan dengan Westerling ini sedang ikut serta dalam Agresi Militer Belanda II ketika tertembak dadanya.
Museum swasta lebih berperan dalam menopang perkembangan seni rupa. Sementara museum pemerintah masih berkutat dengan administrasi dan birokrasi.
Museum swasta lebih berperan dalam menopang perkembangan seni rupa. Sementara museum pemerintah masih berkutat dengan administrasi dan birokrasi.
Fenomena Lipstick Effect muncul ketika krisis ekonomi. Perempuan membeli kosmetik untuk memanjakan diri sebagai mekanisme psikologis mengatasi tekanan.
Fenomena Lipstick Effect muncul ketika krisis ekonomi. Perempuan membeli kosmetik untuk memanjakan diri sebagai mekanisme psikologis mengatasi tekanan.
Beragam faktor, terutama perubahan birokrasi dan pertanian paksa, menyengsarakan rakyat sejak era kolonial hingga Jepang. Memicu konflik antara penduduk dengan penguasa. Kebanyakan dipimpin tokoh agama.
Beragam faktor, terutama perubahan birokrasi dan pertanian paksa, menyengsarakan rakyat sejak era kolonial hingga Jepang. Memicu konflik antara penduduk dengan penguasa. Kebanyakan dipimpin tokoh agama.
Demi jaga hak, sejarah, asal-usul, dan adat-istiadat suku Muyu bagi generasi-generasi penerusnya, kepala adat marga Kimko di suku Muyu gelar tradisi pesta babi sebagai bentuk perlawanan.
Demi jaga hak, sejarah, asal-usul, dan adat-istiadat suku Muyu bagi generasi-generasi penerusnya, kepala adat marga Kimko di suku Muyu gelar tradisi pesta babi sebagai bentuk perlawanan.
Pernah ada masalah dengan pejuang seberang, Soeharto lama tidak memberi tempat orang-orang Sulawesi dalam posisi kunci militer. Jenderal M. Jusuf pengecualian.
Pernah ada masalah dengan pejuang seberang, Soeharto lama tidak memberi tempat orang-orang Sulawesi dalam posisi kunci militer. Jenderal M. Jusuf pengecualian.
transparant.png
bottom of page