top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Al-Asma’i, Penyair di Balik Lantunan “Tob Tobi Tob”?

Tembang viral “Tob Tobi Tob” disebutkan bermula dari syair abad ke-8 karangan penyair Al-Asma’i dari Kekhalifahan Abbasiyah. Benarkah?

12 Mar 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ilustrasi penyair dari Zaman Keemasan Islam.

Diperbarui: 28 Des 2025

POTONGAN lirik “Tob Tobi Tob” belakangan di tengah bulan suci Ramadhan viral jadi audio beberapa meme di TikTok dan Instagram. Aslinya, itu adalah sebuah lantunan syair bertajuk “Sawt safiri el-bolboli” (suara siulan burung bulbul) yang dipopulerkan penyanyi Timur Tengah Ahmed el-Qatane. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Sudomo Sumber Berita

Sudomo Sumber Berita

Sudomo merupakan pejabat tinggi Orde Baru yang paling sering berurusan dengan wartawan. Pernyataan hingga ocehannya jadi bahan pemberitaan.
Keruntuhan Bisnis Dasaad

Keruntuhan Bisnis Dasaad

Pada masanya, Agus Musin Dasaad mencapai puncak kejayaan bisnis pribumi. Kedekatannya dengan kekuasaan membuka banyak peluang sekaligus risiko. Ketika lanskap politik berubah, bisnisnya pun ikut goyah.
bottom of page