- 6 Agu 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 22 Feb
SEKELOMPOK perwira muda KNIL berkumpul di rumah seorang senior. Mereka mengobrol santai. Sampailah mereka pada obrolan tentang gadis. Ada gadis yang di antaranya mereka golongkan sebagai gadis montok. Montok diartikan mereka sebagai mollig dalam bahasa Belanda yang mereka pelajari di sekolah.
“Kemontokannya dapat segera kita lihat,” kata salah seorang pemuda.
Si senior tentu mendengar soal gadis mollig tersebut. Dia pun berkomentar.
“Mollig tidak dapat dilihat, tetapi hanya dapat dirasakan,” kata si senior yang terkenal pendiam itu mengejutkan para pemuda yang merupakan bawahannya itu.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












