top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Alkisah Beras Sintetis dari Zaman Orde Baru

Pemerintah pernah memproduksi beras sintetis. Kendati berbahan alami, upaya ini gagal karena korupsi.

Oleh :
28 Mei 2015

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Presiden Soeharto memeriksa persediaan beras di gudang Bulog. Foto: www.soeharto.co.

  • Aryono
  • 28 Mei 2015
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 14 Jul 2025

BEBERAPA pekan terakhir, masyarakat ramai membicarakan isu beras plastik. Sebetulnya gonjang-ganjing soal beras tak terjadi kali ini saja. Pada awal era Orde Baru baru persoalan beras sudah menjadi buah bibir masyarakat. Meningkatnya kebutuhan akan beras yang tidak diimbangi kapasitas produksi padi yang  memadai, mendorong pemerintah untuk mencari jawaban atas persoalan tersebut. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Sudomo Sumber Berita

Sudomo Sumber Berita

Sudomo merupakan pejabat tinggi Orde Baru yang paling sering berurusan dengan wartawan. Pernyataan hingga ocehannya jadi bahan pemberitaan.
Keruntuhan Bisnis Dasaad

Keruntuhan Bisnis Dasaad

Pada masanya, Agus Musin Dasaad mencapai puncak kejayaan bisnis pribumi. Kedekatannya dengan kekuasaan membuka banyak peluang sekaligus risiko. Ketika lanskap politik berubah, bisnisnya pun ikut goyah.
bottom of page