- 7 Des 2023
- 9 menit membaca
Diperbarui: 6 hari yang lalu
SEORANG ilmuwan Rusia ikut memerangi perbudakan di Hindia Belanda. Ia juga menentang pandangan rasis mengenai superioritas kulit putih. Bahkan, untuk membuktikan kesetaraan manusia, ia melakukan ekspedisi untuk meneliti masyarakat adat yang terisolir dari dunia luar, termasuk ke kepulauan Nusantara. Dan salah satu pendampingnya adalah bocah asal Papua.
Ilmuwan itu adalah Nikolai Miklouho-Maclay –kadang ditulis Mikloucho, Mikluho, Mikluha, dan sebagainya. Dia dikenal sebagai peneliti, penjelajah, antropolog, etnolog, dan biolog.
Maclay bertemu dengan bocah Papua itu ketika mengunjungi Tidore. Dia menjadi tamu sultan dan dihadiahi seorang budak Papua yang diberi nama Islam: Ahmad (kadang ditulis Ahmed atau Achmat).
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












