- 3 Jun 2024
- 5 menit membaca
Diperbarui: 18 Mar
TAK gampang bagi seseorang menyandang sebutan arsitek. Harus kuliah di jurusan arsitektur lalu, setelah lulus, magang enam bulan hingga satu tahun di biro arsitek. Yang terpenting lagi, tak putus membuat karya rancang bangun.
“Arsitek adalah profesi. Seorang lulusan sekolah arsitektur di perguruan tinggi tidak otomatis disebut arsitek. Ia harus berpraktik merancang bangunan baru bisa disebut arsitek,” ujar Tjahjono Raharjo, ahli tata ruang Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, kepada Historia.
Namun, di masa lalu, ada seorang arsitek yang tak menempuh sekolah formal jurusan arsitek tetapi diakui sebagai arsitek bumiputera pertama. Dia adalah Mas Aboekassan Atmodirono.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















