- 17 Jun 2018
- 3 menit membaca
Diperbarui: 3 hari yang lalu
SETELAH menghadiri Konferensi Liga Internasional Wanita, Mohammad Hatta kembali ke Belanda via Paris. Dia tinggal beberapa hari di Paris. Sesampainya di Den Haag, pada 23 September 1927, dua polisi datang membawa surat perintah penahanan.
Hatta dibawa ke penjara di Casiusstraat. Bersamanya ditahan Nazir Pamontjak, Ali Sastroamidjojo, dan Abdul Madjid Djojodiningrat. Mestinya tujuh orang yang ditahan, namun Ahmad Soebardjo, Gatot Tarumihardjo, dan Arnold Mononutu berada di luar Belanda sehingga tak bisa ditahan.
Keesokan harinya, Mr. Duys, seorang advokat dan anggota Tweede Kamer (parlemen Belanda) dari SDAP (Partai Buruh Sosial Demokrat), bersama temannya, Mr. Mobach, mendatangi Hatta di penjara dan menawarkan pembelaan dengan cuma-cuma.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












