top of page

Bung Hatta Membayar Beasiswa di Belanda

Gagal dalam ujian, Bung Hatta tidak berani lagi meminta beasiswa. Dapat beasiswa lain yang dibayar 18 tahun kemudian setelah dia jadi wakil presiden.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 12 Agu 2020
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 25 Feb

SETELAH lulus Prins Hendrik School (PHS) di Batavia, Mohammad Hatta berencana melanjutkan pendidikan tinggi ke Rotterdam, Belanda, dengan biaya dari pamannya, pengusaha Mak Etek Ayub. Oleh karena itu, dia tidak mengajukan beasiswa ke pemerintah Belanda. Rencananya buyar setelah nasib malang menimpa pamannya yang ditahan karena perkara utang.


Hatta kemudian mendatangi Duyvetter, pegawai Departemen Pengajaran dan Agama. Tugasnya memperhatikan murid-murid sekolah menengah dari luar Batavia yang meminta tolong kepadanya untuk memperoleh beasiswa.


Karena Hatta terlambat mengajukan beasiswa dari pemerintah Belanda, Duyvetter mencoba mencarikan beasiswa dari Van Deventer-Stichting. Dia menelepon perwakilannya, J.E. Stokvis. Hatta diminta datang langsung menemui Stokvis. Stokvis memberi tahu Hatta bawah beasiswanya diproses di Belanda kurang lebih satu-dua bulan. Jadi, Hatta harus berangkat dulu ke Rotterdam dengan biaya sendiri. Hatta menyanggupinya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Daerah konflik jadi penempatan Sudiro sejak awal menjadi pejabat. Dimulai dari Surakarta, berakhir di Sulawesi yang penuh pergolakan.
bg-gray.jpg
Sudiro meninggalkan hidup enak di Palembang karena dipanggil Sukarno ke Jakarta. Dia memimpin Barisan Pelopor dan berperan dalam Proklamasi kemerdekaan.
bg-gray.jpg
Sudiro berjuang melalui pendidikan dan partai politik, membuatnya masuk daftar hitam. Pengikut Sukarno ini dipenjara hingga sempat tak bisa berbicara.
bg-gray.jpg
Masyarakat Betawi telah memiliki tradisi literasi. Bahkan, mereka sudah mengenal penyewaan naskah.
Kala sidak ke Tanjung Priok, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan untuk mencintai rupiah. Dahulu di pengujung Orde Baru gerakan cinta rupiah didengungkan Tutut Soeharto.
Kala sidak ke Tanjung Priok, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan untuk mencintai rupiah. Dahulu di pengujung Orde Baru gerakan cinta rupiah didengungkan Tutut Soeharto.
Kisah kapten yang marah kepada komandannya. Satu telinga komandannya dipotongnya.
Kisah kapten yang marah kepada komandannya. Satu telinga komandannya dipotongnya.
Meredupnya prestise majalah sastra dan bertumbuhnya komunitas sastra daerah. Di era digital, setiap orang bisa menerbitkan karyanya sendiri.
Meredupnya prestise majalah sastra dan bertumbuhnya komunitas sastra daerah. Di era digital, setiap orang bisa menerbitkan karyanya sendiri.
Magnetron merupakan komponen penting dalam teknologi radar untuk perang. Seorang insinyur mengembangkannya untuk mesin pemanas makanan.
Magnetron merupakan komponen penting dalam teknologi radar untuk perang. Seorang insinyur mengembangkannya untuk mesin pemanas makanan.
Terpilih secara aklamasi menjadi Presiden RI, bagaimana perjalanan hidup Sukarno?
Terpilih secara aklamasi menjadi Presiden RI, bagaimana perjalanan hidup Sukarno?
Asrul Sani seniman legendaris, dikenal sebagai sastrawan, penyair, dan sineas. Pernah menjadi anggota laskar rakyat dan lulusan sarjana kedokteran hewan.
Asrul Sani seniman legendaris, dikenal sebagai sastrawan, penyair, dan sineas. Pernah menjadi anggota laskar rakyat dan lulusan sarjana kedokteran hewan.
transparant.png
bottom of page