top of page

D.I. Pandjaitan Dimarahi Bung Karno

Perwira atase militer dituding mempengaruhi mahasiswa Indonesia di Eropa untuk antipemerintah. Air mata Yamin menampik tuduhan tersebut.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kolonel D.I. Pandjaitan dan Presiden Sukarno. (M.A. Yusuf/Historia.ID).

26 Okt 2023
4 menit membaca

Diperbarui: 6 Jun

SUASANA makan malam Presiden Sukarno mendadak terasa suram. Dia marah besar setelah mendapat kabar tentang Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jerman yang menentang gagasannya soal Manifesto Politik (Manipol) dan Kabinet Nasakom (Nasionalis, Agama, dan Komunis). Peristiwa itu terjadi di sela-sela perhelatan Konferensi Gerakan Non Blok (GNB) di Beograd, Yugoslavia, pada September 1961.


“Istri atase militer Indonesia di Beograd, Letkol Samosir, yang mendengar itu saat menyiapkan hidangan, menelepon malam itu juga ke Jerman Barat kepada Kolonel D.I. Pandjaitan,” catat Midian Sirait dalam Revitalisasi Pancasila: Catatan-catatan tentang Bangsa yang Terus Menerus Menanti Perwujudan Keadilan Sosial.


Kolonel Donald Isaac Pandjaitan, atase militer Indonesia di Jerman, disebut-sebut sebagai “sponsor” atas sikap PPI Jerman. Tudingan itu berasal dari Menteri Penerangan Achmadi ketika menghadiri Kongres ke-IV PPI se-Eropa di Praha, Cekoslovakia, Agustus 1961. Dari Praha, Achmadi kemudian bergabung dengan rombongan kepresidenan di Beograd dan melaporkan hasil kongres kepada Sukarno.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
transparant.png
bottom of page