top of page

Dilema Partai Kader

PSI terombang ambing antara idealisme dan kenyataan politik. Sebagai partai kader, PSI sangat ketat dalam merekrut anggota. Kalah massa tapi menang ide.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ketua Umum PSI Sutan Sjahrir berpidato dalam rapat umum PSI di Lapangan Merdeka, Jakarta, 12 Juni 1955. (Perpusnas RI).

25 Feb 2024
9 menit membaca

Diperbarui: 13 Feb

MALAM itu, 12 Februari 1948, di rumah ibunda Soebadio Sastrosatomo di Kliteran, Yogyakarta. Sekira sepuluh orang pengikut Sutan Sjahrir berkumpul: Soebadio, Soepeno, Djohan Sjahroezah, Soegondo, Tedjasukmana, A. Halim, dan lain-lain. Mereka sepakat mendirikan Partai Sosialis Indonesia (PSI), terlepas dari Partai Sosialis yang dikuasai kaum komunis. 


Persoalan muncul, bagaimana dengan Sjahrir yang tak hadir karena sedang di Bukittinggi? Apakah tidak menunggu kabar darinya sebelum mendeklarasikan lahirnya partai baru ini, apalagi jika dia akan dijadikan ketuanya?


Meski bukan anggota dan hanya simpatisan, A. Halim mengusulkan tidak perlu menunggu kabar dari Sjahrir, tetapi namanya ditempatkan nomor urut satu. Soebadio setuju, Djohan masih ragu khawatir Sjahrir tidak setuju. Halim hakulyakin Sjahirir pasti setuju. 


“...dengan begitu lahirlah Partai Sosialis Indonesia di Kliteran, Yogyakarta, dengan ketuanya di Bukittinggi,” tulis A. Halim, “Sjahrir yang Saya Kenal,” termuat dalam Mengenang Sjahrir.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
transparant.png
bottom of page