- 10 Mar 2018
- 2 menit membaca
Diperbarui: 29 Apr
SUATU hari, mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn.) Hoegeng Iman Santoso senang. Sahabatnya, Soemitro Djojohadikusumo mengabarkan ingin menikahkan putranya, Prabowo Subianto. Pak Cum, sapaan Soemitro, meminta Hoegeng menjadi saksi dari pihaknya dalam pernikahan Prabowo dengan Siti Hediati Harijadi atau Titiek Soeharto. Hoegeng menyatakan bersedia.
Keseriusan Pak Cum dibuktikan beberapa waktu kemudian. Di suatu sore, dia dan istrinya mampir ke rumah Hoegeng. Penampilan amat rapi keduanya membuat Hoegeng menduga Pak Cum dan istri pasti habis menghadiri acara penting.
Benar, Pak Cum dan istri baru saja ke rumah Presiden Soeharto untuk merapatkan rencana pernikahan putra-putri mereka. Namun, Hoegeng justru mendapatkan keanehan dari wajah Pak Cum, yang sore itu tampak gundah. Aura wajahnya jauh dari cerah. Alih-alih menanyakannya, Hoegeng justru pura-pura tak tahu dan mempersilakan masuk kedua tamunya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















