- 13 Agu 2020
- 5 menit membaca
Diperbarui: 18 Apr
SEBUAH undangan tiba di rumah Titi Kusumawardhani, istri Wahyu Sardono atau Dono Warkop. Isinya meminta Titi menjadi pembicara di sebuah acara. Dia diharapkan tampil bersama sejumlah karikaturis. Karuan dia terkejut membaca undangan itu. Sebab dia tak paham karikatur. Mengapa dirinya diminta jadi pembicara?
Titi kemudian tahu sesuatu. Undangan itu ternyata untuk Dono. Suaminya beberapa kali menggunakan nama panggilan dan alamat Titi ketika mengirimkan gambar-gambarnya ke sejumlah media cetak pada 1970-an.
“Tidak sedikit karya karikatur beliau dan beberapa karyanya (kartun, red.) yang tidak mau menggunakan nama aslinya, melainkan menggunakan nama panggil Ibu saya,” kata Andika Aria Sena, putra pertama Dono kepada Historia.ID.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















