- 28 Jan 2025
- 8 menit membaca
Diperbarui: 30 Des 2025
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) Subianto resmi berjalan sejak 6 Januari lalu. Pemerintah memastikan akan tetap mendanai sendiri program tersebut menggunakan APBN meskipun beberapa pihak termasuk badan usaha berminat menyokong dengan CSR mereka. “CSR itu tidak akan digunakan untuk makan bergizi, tapi siapkan infrastruktur yang akan jadi mitra bagi Badan Gizi. Seperti juga pemda-pemda. SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) tetap dari kita. Dipastikan dari APBN, ya,” kata Dadan, dikutip kompas.com, 22 Januari 2025.
Sebagaimana banyak diberitakan sebelumnya, beberapa badan usaha menyatakan dukungan terhadap MBG dengan cara akan menggunakan CSR (Corporate Social Responsibility) mereka. Tak hanya swasta, beberapa pemerintah daerah juga bertekad mendukung MBG. Bahkan, Bank Indonesia (BI) juga.
“Kami siapkan juga bagaimana BI mendukung program MBG. Jadi kami dukung program ini. Ini sangat bagus karena membentuk ekosistem keuangan ekonomi inklusif. Kami sedang bicarakan bagaimana tidak hanya kantor pusat tapi 46 kantor-kantor cabang sukseskan ini,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo, diberitakan CNBC Indonesia, 22 Januari 2025.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















