- 14 Mei 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 8 Jun
SOEHARTO merupakan pembelajar. Ilmu kebatinan salah satu yang paling diminatinya. Itu dimulai saat ia ngenger di rumah Hardjowijono, seorang mantri tani yang merupakan kerabat ayah angkatnya, di Wuryantoro, Wonogiri.
Bersama Hardjowijono, Soeharto mendapatkan kasih sayang seorang ayah yang selama ini absen dari kehidupannya. Ia sering diajak keliling mengikuti sang “ayah” memberi penyuluhan kepada petani-petani di berbagai tempat. Seringkali pula Soeharto diajarkan teknik bertani yang benar. Singkatnya, Soeharto diberi bekal untuk menjalankan kehidupannya kelak.
“Saya mendapat kesenangan khusus bersama Pak Hardjo,” aku Soeharto dalam otobiografinya, Pikiran, Ucapan, dan Tindakan Saya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















