top of page

Habis PNI Terbit Partindo

PNI dibubarkan karena tekanan penguasa kolonial Belanda. Partindo lahir sebagai gantinya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sukarno bersama Asmara Hadi (kanan) dan istrinya, Ratna Djuami, anak angkat Sukarno. Asmara Hadi menghidupkan kembali Partindo pada 5 Agustus 1958. (narakata.com).

20 Sep 2024
8 menit membaca

Diperbarui: 30 Jan

RAPAT umum PNI di Yogyakarta bubar pada tengah malam. Sukarno dan Gatot Mangkoepradja bermalam di rumah Mr. Soejoedi, pengacara dan ketua PNI Yogyakarta. Jam lima pagi, 29 Desember 1929, polisi menggedor rumah dan menangkap Sukarno dan Gatot. Keduanya kemudian dibawa dan dimasukkan ke penjara Banceuy di Bandung.


Penguasa kolonial melakukan penangkapan besar-besaran kepada anggota dan pimpinan PNI. Razia dilakukan pada 24 Desember 1929 di 37 tempat: 27 tempat di Jawa, 8 tempat di Sumatra, 1 tempat di Sulawesi dan Kalimantan. Jumlah penggeledahan 780: 400 di Jawa, 50 di Sumatra, 28 di Sulawesi, dan beberapa di Kalimantan. Setidaknya 180 pemimpin PNI ditahan, sebagian besar kemudian dilepaskan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page