top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Hari Ini VOC Berdiri

Berkuasa hampir selama dua abad. Terlibat dalam berbagai konflik politik penguasa-penguasa Nusantara.

19 Mar 2015

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ekspedisi VOC dipimpin Cornelis Speelman ke Makassar, 1669-1675. (geheugenvannederland.nl).

PADA 20 Maret 1602, enam perusahaan dagang Belanda menggabungkan diri membentuk Verenigde Oostindie Compagnie (VOC atau Kongsi Dagang Hindia Timur). Penggabungan ini mengakhiri persaingan di antara perusahaan-perusahaan dagang Belanda. Juga membuat Belanda lebih siap menghadapi pesaingnya, Inggris, Portugis, dan Spanyol.


VOC dipimpin suatu dewan pengelola atau majelis para pengurus yang terdiri dari 17 utusan dari enam kamar dagang yang sudah dilebur dalam VOC. Ketujuhbelas pemimpin itu dikenal dengan sebutan Heeren Zeventien atau 17 tuan. Sementara itu untuk level manajerial ada 60 direktur yang terdiri dari 20 orang wakil dari Amsterdam, 12 wakil Zeeland dan tujuh wakil untuk empat kamar dagang kecil lainnya.


Pemerintah Kerajaan Belanda memberikan hak-hak istimewa (octrooi): monopoli perdagangan, memiliki mata uang, mewakili pemerintah Belanda di Asia, mengadakan pemerintahan sendiri, mengadakan perjanjian dengan penguasa-penguasa lokal, menjalankan kekuasaan kehakiman, memungut pajak, memiliki angkatan perang, dan menyatakan perang. Oleh karena itu, VOC sering disebut “negara dalam negara.”


Dari semua wilayah operasi VOC, wilayah Hindia Timur (sekarang Indonesia) yang terluas dan menjadi wilayah terpenting di Asia. Oleh karena itu, seluruh kantor VOC di Asia (dan Tanjung Harapan) tunduk pada gubernur jenderal VOC di Batavia.


Menurut sejarawan Arsip Nasional Republik Indonesia, Mona Lohanda, VOC dianggap sebagai perusahaan multinasional pertama di dunia. Dari Batavia yang secara resmi dirayakan pembentukannya pada 30 Mei 1619, Kompeni dagang itu melebarkan sayap ke berbagai penjuru dengan berbagai intrik politik dan tarik ulur dalam menghadapi penguasa-penguasa lokal di wilayah Nusantara.


Menurut sejarawan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Sri Margana, campur tangan VOC dalam urusan politik kerajaan-kerajaan di Nusantara hampir semua kasus karena undangan mereka yang sedang mengalami masalah pemberontakan atau suksesi. Setiap kali campur tangan, kontrak atau perjanjian politik ditandatangani. Selama duaratus tahun VOC di Nusantara telah ditandatangani tidak kurang seribu perjanjian.


“Dari fakta ini,” kata Margana, “tidak mengejutkan jika ada pendapat bahwa yang terjadi dengan penjajahan oleh Belanda di Indonesia adalah invited colonialism (kolonialisme yang diundang).”


Setelah beroperasi hampir dua abad, VOC dibubarkan. Korupsi dianggap sebagai penyebabnya sehingga VOC diplesetkan menjadi Vergaan Onder Corruptie (Runtuh Lantaran Korupsi).


Namun, menurut Margana, akibat campur tangan dalam politik kerajaan-kerajaan di Nusantara, VOC terlibat dalam berbagai peperangan, baik di Jawa, Sulawesi maupun Maluku. Selain itu, mereka juga berperang dengan rivalnya, Inggris, Portugis, dan Spanyol. Peperangan ini telah menguras kas perusahaan. “Biaya perang dan ekspedisi militer ke berbagai wilayah ini sangat besar, bahkan lebih besar dari pemasukan VOC sebagai organisasi dagang,” kata Margana.


Pada 31 Desember 1799, VOC resmi dinyatakan bangkrut dan dibubarkan. Seluruh utang dan aset-asetnya diambilalih oleh pemerintah Kerajaan Belanda dan menjadikannya sebagai wilayah koloni yang disebut Hindia Belanda. Sejak itu, tahun 1800, didirikanlah pemerintahan kolonial Hindia Belanda yang bertahan sampai tahun 1942.



Advertisement

Sutan Sjahrir dan Manifesto Antifasis

Sutan Sjahrir dan Manifesto Antifasis

Perdana menteri Indonesia pertama, Sutan Sjahrir menentang fasisme dan feodalisme. Ia menuangkan gagasannya dalam risalah Perjuangan Kita.
A Historical Pilgrimage to Petamburan, Jakarta (3-End)

A Historical Pilgrimage to Petamburan, Jakarta (3-End)

Tan Tjeng Bok was known as an actor for three eras. He was once the highest-paid artist, but his life ended in sorrow. He was buried in the Petamburan Public Cemetery.
Membuka Tirai Panggung Olimpiade Musim Dingin

Membuka Tirai Panggung Olimpiade Musim Dingin

Singapura menyusul Filipina, Thailand, Malaysia, dan Timor-Leste ikut Olimpiade Musim Dingin. Indonesia kapan?
Sultan Alaudin Sulit Dikalahkan Belanda

Sultan Alaudin Sulit Dikalahkan Belanda

Dengan membuat kerajaannya terbuka sehingga kuat, Sultan Alauddin sulit ditaklukkan Belanda.
Senandung Nada di Lokananta

Senandung Nada di Lokananta

Studio musik pertama dan terbesar di Indonesia yang merekam suara-suara bernilai baik dari segi artistik. Lokananta tetap eksis sebagai saksi perkembangan musik Indonesia.
bottom of page