top of page

Hari Raya Qurban di Kamp Plantungan

Meski hidup sebagai tahanan politik dan penuh keterbatasan, mereka tetap bisa merayakan Idul Adha.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi penyembelihan hewan qurban. (Fernando Randy/Historia.ID).

11 Agu 2019
3 menit membaca

DI Kamp Plantungan, para tahanan politik (tapol) bangun lebih dini. Hari itu merupakan hari raya Idul Adha ketiga sejak mereka menghuni kamp. Berbeda dari dua hari raya sebelumnya di mana para tapol sholat ied hanya dengan sesama tapol dan diimami rohaniawan Islam (rohis), Idul Adha kali ini mereka diizinkan sholat ied berbaur dengan masyarakat Desa Sangubanyu yang terletak di atas kamp.


Setelah selesai mempersiapkan diri, satu per satu tapol bergegas menuju lapangan berumput sekitar pohon raksasa yang konon telah ditanam ketika Ratu Yuliana lahir pada 1909. Di sanalah sholat ied biasa dihelat.


Selesai salat, mereka saling bersalaman kemudian siap-siap menyelenggarakan qurban.  Penyembelihan dilakukan dekat dapur, belakang kamar Blok C. Orang-orang berkerumun, berusaha membantu dan menyaksikan pesta daging setahun sekali itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Gara-gara wasit telat datang, Italia gagal melakoni laga kualifikasi. Di laga persahabatan malah berakhir kacau. Italia gagal lolos Piala Dunia 1958 di Swedia.
Gara-gara wasit telat datang, Italia gagal melakoni laga kualifikasi. Di laga persahabatan malah berakhir kacau. Italia gagal lolos Piala Dunia 1958 di Swedia.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Kisah-kisah unik cabang menembak di Olimpiade. Dari menembak merpati sampai duel ala Koboi.
Kisah-kisah unik cabang menembak di Olimpiade. Dari menembak merpati sampai duel ala Koboi.
transparant.png
bottom of page