top of page

Herawati Diah: Jurnalis Bisa Pengaruhi Pembaca

Pernah dilecehkan gurunya sebagai otak inferior, Herawati dan seluruh teman pribuminya melawan. Ia di kemudian hari menjadi jurnalis berpengaruh.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Herawati Diah, paling depan-tengah dipangku kakak lelakinya, Irawan. Sumber: Kembara Tiada Berakhir.

  • 3 Jun 2020
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 3 Apr

SEJAK kecil, Siti Latifah Herawati Latip yang kemudian dikenal sebagai Herawati Diah lebih banyak bermain di luar. Main boneka merupakan hal menjemukan buatnya. Ia lebih suka memanjat pohon dan membaca buku, khususnya tentang suku Indian Amerika. Rambutnya juga dipotong pendek sehingga ia sering dijuluki “boy”.


Herawati lahir di Belitung, 3 April 1917. Di sanalah ia menghabiskan sebagian masa kecilnya. Ayahnya, dokter Latip, bekerja sebagai tenaga medis pada perusahaan Belanda Biliton Maatschappij. Dokter Latip merupakan Jawa totok yang lahir dan besar di daerah Kadilangu, Demak. Sementara ibunda Herawati, Alimah, merupakan perempuan keturunan Aceh yang besar di Indramayu.


Dokter Latip berharap Herawati kelak menjadi dokter dan memberinya nasihat bahwa dokter adalah profesi yang menjunjung tinggi kemanusiaan. “Tetapi saya tidak tertarik. Ngeri melihat darah,” kata Herawati dalam autobiografinya, Kembara Tiada Berakhir.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
Dalam perjalanan menuju Belanda, Ki Hajar Dewantara yang semangat perjuangannya belum padam, menulis surat untuk teman-temannya agar terus menolak perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda.
Dalam perjalanan menuju Belanda, Ki Hajar Dewantara yang semangat perjuangannya belum padam, menulis surat untuk teman-temannya agar terus menolak perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda.
Di Banyuwangi, tak usah menunggu Imlek untuk bisa menikmati kuliner Tionghoa. Ada pasar kuliner khas yang digelar tiap pekan.
Di Banyuwangi, tak usah menunggu Imlek untuk bisa menikmati kuliner Tionghoa. Ada pasar kuliner khas yang digelar tiap pekan.
Merayakan kemanusiaan melalui karya seni. Mengenang kepedihan sekaligus memetik pelajaran darinya.
Merayakan kemanusiaan melalui karya seni. Mengenang kepedihan sekaligus memetik pelajaran darinya.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Lilik Sudjio menggarap film pahlawan super, komedi, hingga mistik. Sutradara terbaik yang kurang dilirik.
Lilik Sudjio menggarap film pahlawan super, komedi, hingga mistik. Sutradara terbaik yang kurang dilirik.
transparant.png
bottom of page