top of page

Jenderal Benny Moerdani Diganti

Sedikit lagi masa jabatannya usai, Presiden Soeharto mencopot Panglima ABRI Jenderal Benny Moerdani. Jelang pencopotan, hubungan keduanya diisukan retak.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Jenderal Benny Moerdani, Panglima ABRI periode 1983--1988. Sumber: Wiki.

  • 20 Agu 2024
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 28 Mei

DI PENGUJUNG masa pemerintahannya, Presiden Joko Widodo kembali melakukan perombakan kabinet. Menteri Energi dan SDM Arifin Tasrif diganti Bahlil Lahadalia. Menteri Investasi/BKPM yang sebelumnya dijabat Bahlil Lahadalia diisi Rosan Roeslani, eks Dubes RI untuk Amerika Serikat sekaligus ketua Tim Kampanye Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly diganti politisi dan anggota DPR dari Gerindra Supratman Andi Agtas.


Dari tiga menteri yang diganti, dua di antaranya kader PDI Perjuangan (Arifin Tasrif dan Yasonna Laoly). Keduanya dicopot sebelum masa jabatannya berakhir atau kabinet demisioner dua bulan lagi. Hal ini kian menyiratkan pecah kongsi antara Presiden Jokowi dengan PDIP.


Pencopotan pejabat tinggi sebelum periode tugasnya berakhir juga pernah terjadi di masa Orde Baru. Tak tanggung-tanggung, nasib itulah yang pernah dialami Jenderal Benny Moerdani semasa menjabat Panglima ABRI merangkap Pangkopkamtib. Hanya tinggal kurang dari sebulan lagi masa jabatannya selesai, Presiden Soeharto keburu mencopot Benny Moerdani.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah shared a room with Siti Soendari, the youngest sister of Dr. Soetomo. They had different personalities but complemented each other very well.
Lorong Zaman Pamer
Lorong Zaman Pamer
Spanyol kerap diguncang teror, mulai dilakukan oleh kaum separatis hingga kaum radikal asal Timur Tengah.
Spanyol kerap diguncang teror, mulai dilakukan oleh kaum separatis hingga kaum radikal asal Timur Tengah.
Dari sedikit catatan di Piala Eropa, hanya ada dua pasang ayah dan anak yang pernah bikin gol di turnamen paling populer kedua setelah Piala Dunia itu.
Dari sedikit catatan di Piala Eropa, hanya ada dua pasang ayah dan anak yang pernah bikin gol di turnamen paling populer kedua setelah Piala Dunia itu.
Yang kita butuhkan, mungkin, bukan Nelson Mandela tapi kemauan dan keberanian untuk menebus dosa masa lalu dengan berbagai cara yang bisa memenuhi rasa keadilan.
Yang kita butuhkan, mungkin, bukan Nelson Mandela tapi kemauan dan keberanian untuk menebus dosa masa lalu dengan berbagai cara yang bisa memenuhi rasa keadilan.
Indonesia merusuhi Malaysia gegara tak terima kalah. Padahal harus diakui Negeri Jiran itu sudah terdepan
Indonesia merusuhi Malaysia gegara tak terima kalah. Padahal harus diakui Negeri Jiran itu sudah terdepan
Asa membumbung tinggi setelah Timnas U-23 bekap Thailand, 2-0. Pengentasan dahaga 28 tahun mulai terbuka di Manila.
Asa membumbung tinggi setelah Timnas U-23 bekap Thailand, 2-0. Pengentasan dahaga 28 tahun mulai terbuka di Manila.
transparant.png
bottom of page