top of page

Jenderal Yani di Lapangan Golf

Pernik-pernik kisah sang panglima saat menggandrungi olahraga kaum berpunya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Menteri Panglima Angkatan Darat Letnan Jenderal Ahmad Yani. (Repro Profil Prajurit TNI).

  • 16 Okt 2018
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 19 Jun

SESUDAH makan siang bersama keluarga, Letnan Jenderal Ahmad Yani berangkat ke Senayan. Menteri Panglima AD itu punya agenda latihan golf bersama pengusaha Bob Hasan. Jelang petang, Yani tiba kembali di kediamannya, Jalan Lembang, Jakarta Pusat. Beberapa tamu penting akan sowan di malam hari. Salah satu di antaranya Panglima Brawijaya, Mayor Jenderal Basuki Rachmat.


“Pada jam enam sore, bapak pulang dari bermain golf lewat garasi dan masuk melalui pintu belakang sambil berpesan kepada Pak Dedeng, supir bapak, agar alat-alat golf itu dibersihkan, karena sudah tak akan dipakai lagi,” tutur Amelia Yani dalam biografi ayahnya Profil Seorang Prajurit TNI.


Alat-alat golf tadi menjadi saksi bisu hari terakhir Yani. Pada esok subuh 1 Oktober 1965, kediaman Yani disambangi sepasukan Tjakrawbirawa yang merenggut nyawa sang panglima. Kini, peralatan golf itu masih tersimpan sebagai koleksi Museum Sasmitaloka Pahlawan Revolusi Ahmad Yani, di Jalan Lembang.  

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah shared a room with Siti Soendari, the youngest sister of Dr. Soetomo. They had different personalities but complemented each other very well.
Lorong Zaman Pamer
Lorong Zaman Pamer
Spanyol kerap diguncang teror, mulai dilakukan oleh kaum separatis hingga kaum radikal asal Timur Tengah.
Spanyol kerap diguncang teror, mulai dilakukan oleh kaum separatis hingga kaum radikal asal Timur Tengah.
Dari sedikit catatan di Piala Eropa, hanya ada dua pasang ayah dan anak yang pernah bikin gol di turnamen paling populer kedua setelah Piala Dunia itu.
Dari sedikit catatan di Piala Eropa, hanya ada dua pasang ayah dan anak yang pernah bikin gol di turnamen paling populer kedua setelah Piala Dunia itu.
Asa membumbung tinggi setelah Timnas U-23 bekap Thailand, 2-0. Pengentasan dahaga 28 tahun mulai terbuka di Manila.
Asa membumbung tinggi setelah Timnas U-23 bekap Thailand, 2-0. Pengentasan dahaga 28 tahun mulai terbuka di Manila.
Pembunuh berdarah dingin Inggris di kotak penalti lawan. Dikenang dan dihormati sampai ke Italia.
Pembunuh berdarah dingin Inggris di kotak penalti lawan. Dikenang dan dihormati sampai ke Italia.
Berharap menyamai prestasi enam dekade lalu yang membawa pulang perunggu.
Berharap menyamai prestasi enam dekade lalu yang membawa pulang perunggu.
transparant.png
bottom of page