- 9 Agu 2024
- 4 menit membaca
Diperbarui: 16 Feb
KEGELAPAN nan pekat perlahan buyar di langit Selat Blackett, Kepulauan Solomon, Pasifik Selatan saat pagi (2/8/43) menyapa. Letnan Satu (Lettu) John Fitzgerald Kennedy alias JFK menatap nanar pada puing-puing kapalnya, motor torpedo boat (MTB) PT-109 dan para krunya.
Beberapa jam sebelumnya, kapal yang dinakhodai Lettu JFK itu dihantam kapal perusak Jepang, Amagiri, hingga terbelah dua dan terbakar sebelum meluncur ke dasar laut. Ian Martin dalam In Harm’s Way: JFK, World War II, and the Heroic Rescue of PT 19 mencatat, dari 12 krunya, dua di antaranya langsung tewas di tempat.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












