top of page

John Cohen, Yahudi Australia Pendukung Indonesia

Ia datang sebagai tentara Australia yang melawan tentara Jepang. Lalu ia mendukung kemerdekaan Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tentara Australia Batalyon 2/31 melewati kota Banjarmasin, Kalimantan mengambil alih wilayah tersebut dari Jepang pada 17 September 1945. (Wikimedia Commons).

  • 1 Apr 2023
  • 2 menit membaca

RIBUAN pemuda Australia diterjunkan untuk melawan tentara Jepang di bagian wilayah Indonesia. Pasukan yang membebaskan Balikpapan pada pertengahan 1945 di antaranya tentara Australia dari Divisi ke-7. Setelah mengalahkan tentara Jepang, banyak tentara Australia dekat dengan orang Indonesia. Salah satunya adalah John Cohen, yang dari nama belakangnya menunjukan ia keturunan Yahudi.


Tentara Australia punya kontak dengan orang Indonesia di Australia yang sudah mendengar berita kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Berkat tentara Australia itulah berita kemerdekaan Indonesia tersebar.


Menurut Hasan Basry dalam Kisah Gerilya Kalimantan, pamflet-pamflet itu dibuat orang Indonesia di Australia, seperti oleh para Digulis yang pernah dibuang ke Boven Digul dan diangkut ke Australia sektiar 1942.



Setelah pamflet kabar kemerdekaan tersebar di Balikpapan, para pemuda bergerak. Di antara mereka bergaul dengan serdadu Australia yang umumnya tidak menyukai perwira Belanda.

Lachlan Grant dalam Australia Soldiers in Asia Pasific in Worldwar II menyebut John Cohen adalah anggota Partai Komunis Australia. Partainya termasuk pendukung kemerdekaan Indonesia di Australia.


John Cohen tidak lama di Balikpapan. Ia dipindahkan ke Makassar. Sehingga ia tak hadir dalam upacara pengibaran bendera Merah Putih di dekat Pintu Lima Karang Anyar Balikpapan pada 13 Agustus 1945. Peristiwa ini sebagai dukungan pemuda Balikpapan terhadap kemerdekaan Indonesia. Beberapa tentara Australia rela menjadi beking pendukung Indonesia di Balikpapan. Hingga pihak NICA Belanda yang lemah tak bisa berbuat banyak untuk menghalangi.



John Cohen dipindahkan ke Makassar. Di sana juga terdapat kesatuan tentara Australia yang ikut melawan tentara Jepang. Anthony Reid & Martin O’Hare dalam Australia dan Perjuangan Kemerdekaan Indonesia menyebut John Cohen, seorang prajurit Australia yang masih muda, mengikuti dr. Ratulangi seperti pengikut, dan menghabiskan seluruh waktu luangnya di rumah tangga Ratulangi untuk mempelajari sebanyak mungkin kebudayaan dan politik Indonesia. Sam Ratulangi kala itu adalah gubernur Sulawesi versi Republik Indonesia.


Pada 1945, pihak Belanda belum kuat di Indonesia. Mereka masih membangun kekuatan. Tentara Australia kebanyakan tak bisa diatur pihak NICA Belanda. Ada banyak tentara Australia yang rela menjual senjatanya kepada para pemuda Indonesia. John Cohen tentu saja dianggap berguna oleh pihak Republik.


“Cohen merupakan perantara berguna dalam membawakan suara nasionalisme Indonesia ke Australia, biarpun pada waktu itu suara tersebut dibungkam oleh perwira-perwira senior Australia,” catat Anthony Reid & Martin O’Hare. Meski begitu, kerja-kerja prajurit rendahan Australia di akar rumput ikut menyemangati orang-orang Indonesia yang baru bebas dari Jepang itu untuk merdeka.



Ketika John Cohen masih di Makassar, terjadi pemogokan buruh laut dan pelabuhan di beberapa kota pelabuhan di Australia. Mereka menolak membongkar muatan kapal Belanda yang hendak ke Indonesia. Mereka ogah membantu Belanda menembaki orang Indonesia yang ingin merdeka.


Tentara Australia tidak lama berada di Balikpapan dan Makassar. Begitu Belanda mulai kuat setelah tentara kolonial Koninklijk Nederlandsch Indische Leger (KNIL) dibangun kembali, tentara Australia dipulangkan ke negaranya. Begitu juga John Cohen. Setelahnya tentara Belanda berani bertindak keras.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
bg-gray.jpg
Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.
Cerita dari negeri yang jauh, tentang mereka yang menanti dan mengikhtiarkan keadilan.
Cerita dari negeri yang jauh, tentang mereka yang menanti dan mengikhtiarkan keadilan.
Kumpulan lukisan koleksi Istana Kepresidenan kembali dipamerkan di Jakarta. Ada kisah menarik di baliknya
Kumpulan lukisan koleksi Istana Kepresidenan kembali dipamerkan di Jakarta. Ada kisah menarik di baliknya
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
RS Al-Quds dan RS Indonesia berhenti beroperasi. Menyisakan RS Al-Shifa yang bertahan di kota Gaza.
RS Al-Quds dan RS Indonesia berhenti beroperasi. Menyisakan RS Al-Shifa yang bertahan di kota Gaza.
Ini cerita dari negeri studi banding. Lakonnya soal Palang dan Bulan.
Ini cerita dari negeri studi banding. Lakonnya soal Palang dan Bulan.
Pengalaman ribuan tahun melanggengkan pengobatan tradisional Tiongkok.
Pengalaman ribuan tahun melanggengkan pengobatan tradisional Tiongkok.
transparant.png
bottom of page