top of page

John Cohen, Yahudi Australia Pendukung Indonesia

Ia datang sebagai tentara Australia yang melawan tentara Jepang. Lalu ia mendukung kemerdekaan Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 1 Apr 2023
  • 2 menit membaca

RIBUAN pemuda Australia diterjunkan untuk melawan tentara Jepang di bagian wilayah Indonesia. Pasukan yang membebaskan Balikpapan pada pertengahan 1945 di antaranya tentara Australia dari Divisi ke-7. Setelah mengalahkan tentara Jepang, banyak tentara Australia dekat dengan orang Indonesia. Salah satunya adalah John Cohen, yang dari nama belakangnya menunjukan ia keturunan Yahudi.


Tentara Australia punya kontak dengan orang Indonesia di Australia yang sudah mendengar berita kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Berkat tentara Australia itulah berita kemerdekaan Indonesia tersebar.


Menurut Hasan Basry dalam Kisah Gerilya Kalimantan, pamflet-pamflet itu dibuat orang Indonesia di Australia, seperti oleh para Digulis yang pernah dibuang ke Boven Digul dan diangkut ke Australia sektiar 1942.



Setelah pamflet kabar kemerdekaan tersebar di Balikpapan, para pemuda bergerak. Di antara mereka bergaul dengan serdadu Australia yang umumnya tidak menyukai perwira Belanda.

Lachlan Grant dalam Australia Soldiers in Asia Pasific in Worldwar II menyebut John Cohen adalah anggota Partai Komunis Australia. Partainya termasuk pendukung kemerdekaan Indonesia di Australia.


John Cohen tidak lama di Balikpapan. Ia dipindahkan ke Makassar. Sehingga ia tak hadir dalam upacara pengibaran bendera Merah Putih di dekat Pintu Lima Karang Anyar Balikpapan pada 13 Agustus 1945. Peristiwa ini sebagai dukungan pemuda Balikpapan terhadap kemerdekaan Indonesia. Beberapa tentara Australia rela menjadi beking pendukung Indonesia di Balikpapan. Hingga pihak NICA Belanda yang lemah tak bisa berbuat banyak untuk menghalangi.



John Cohen dipindahkan ke Makassar. Di sana juga terdapat kesatuan tentara Australia yang ikut melawan tentara Jepang. Anthony Reid & Martin O’Hare dalam Australia dan Perjuangan Kemerdekaan Indonesia menyebut John Cohen, seorang prajurit Australia yang masih muda, mengikuti dr. Ratulangi seperti pengikut, dan menghabiskan seluruh waktu luangnya di rumah tangga Ratulangi untuk mempelajari sebanyak mungkin kebudayaan dan politik Indonesia. Sam Ratulangi kala itu adalah gubernur Sulawesi versi Republik Indonesia.


Pada 1945, pihak Belanda belum kuat di Indonesia. Mereka masih membangun kekuatan. Tentara Australia kebanyakan tak bisa diatur pihak NICA Belanda. Ada banyak tentara Australia yang rela menjual senjatanya kepada para pemuda Indonesia. John Cohen tentu saja dianggap berguna oleh pihak Republik.


“Cohen merupakan perantara berguna dalam membawakan suara nasionalisme Indonesia ke Australia, biarpun pada waktu itu suara tersebut dibungkam oleh perwira-perwira senior Australia,” catat Anthony Reid & Martin O’Hare. Meski begitu, kerja-kerja prajurit rendahan Australia di akar rumput ikut menyemangati orang-orang Indonesia yang baru bebas dari Jepang itu untuk merdeka.



Ketika John Cohen masih di Makassar, terjadi pemogokan buruh laut dan pelabuhan di beberapa kota pelabuhan di Australia. Mereka menolak membongkar muatan kapal Belanda yang hendak ke Indonesia. Mereka ogah membantu Belanda menembaki orang Indonesia yang ingin merdeka.


Tentara Australia tidak lama berada di Balikpapan dan Makassar. Begitu Belanda mulai kuat setelah tentara kolonial Koninklijk Nederlandsch Indische Leger (KNIL) dibangun kembali, tentara Australia dipulangkan ke negaranya. Begitu juga John Cohen. Setelahnya tentara Belanda berani bertindak keras.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Snouck Hurgronje traveled to Jeddah and Mecca to observe and gather information about Muslims in the Dutch East Indies.
bg-gray.jpg
Gerilya di hutan hingga dapat julukan Ratu Rimba Malaya, Shamsiah Fakeh pernah ditangkap di Jakarta pasca peristiwa G30S 1965.
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
Chairil Anwar dan ayahnya wafat di tahun yang sama. Diperingati sebagai hari berkabung di Indragiri dan Hari Puisi Nasional.
Chairil Anwar dan ayahnya wafat di tahun yang sama. Diperingati sebagai hari berkabung di Indragiri dan Hari Puisi Nasional.
Mahmoud Abbas tak punya legitimasi, kata sejarawan Vijay Prashad. Pemimpin Palestina sebenarnya ada di penjara, salah satunya Marwan Barghouti.
Mahmoud Abbas tak punya legitimasi, kata sejarawan Vijay Prashad. Pemimpin Palestina sebenarnya ada di penjara, salah satunya Marwan Barghouti.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
transparant.png
bottom of page