top of page

Kala Aktivis Malaysia Diciduk dan Kedutaan China Digeruduk

Tidak hanya kader dan simpatisan PKI, para pemuda Malaysia dan staf Kedutaan RRC jadi sasaran amuk massa pasca-Peristiwa 1965.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi massa anti-komunis (nationaalarchief.nl)

3 Okt 2021
5 menit membaca

Diperbarui: 17 Apr

KEADAAN negara, utamanya di ibukota Jakarta, tak pernah sama lagi usai Peristiwa 30 September 1965. PKI beserta kader-kadernya hingga orang-orang yang dituduh terlibat aktivitas kekiri-kirian jadi sasaran amuk massa anti-komunis. Tak terkecuali para aktivis negeri jiran dan para staf Kedutaan Besar Republik Rakyat China (RRC).


Hal itu dialami Eu Chooi Yip, Abdullah Sudin, dan Ibrahim Mohammad beserta istrinya yang aktivis perempuan Malaysia keturunan Minangkabau, Shamsiah Fakeh. Keempatnya merupakan aktivis Malayan National Liberation League (MNLL), onderbouw Malayan Communist Party (MCP).


Keempatnya aktif di Jakarta sejak Februari 1965. Setelah membuka kantor perwakilan resmi di Jakarta atas izin pemerintah, mereka menjalankan aktivitas dibantu Suroso, kader Partai Komunis Indonesia (PKI) yang jadi penghubung antara MNLL dan CC PKI.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Terlantar di negeri orang. Eks romusha bersama buruh Indonesia melakukan aksi propaganda, boikot, hingga pemogokan di Singapura.
bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
Menghilangkan image jemu dalam pengajaran sejarah.
Menghilangkan image jemu dalam pengajaran sejarah.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Olimpiade Paris 2024 memunculkan kontroversi gender yang menimpa atlet Aljazair Imane Khelif. Atlet lari Stella Walsh dan Helen Stephens juga mengalami hal yang sama.
Olimpiade Paris 2024 memunculkan kontroversi gender yang menimpa atlet Aljazair Imane Khelif. Atlet lari Stella Walsh dan Helen Stephens juga mengalami hal yang sama.
Bukan pertama kali wabah penyakit berjangkit saat umat muslim menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.
Bukan pertama kali wabah penyakit berjangkit saat umat muslim menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.
Tingginya angka kematian akibat Flu Spanyol membuat permintaan kain kafan dan peti mati sangat tinggi. Situasi itu menjadi permainan para pedagang nakal.
Tingginya angka kematian akibat Flu Spanyol membuat permintaan kain kafan dan peti mati sangat tinggi. Situasi itu menjadi permainan para pedagang nakal.
transparant.png
bottom of page