top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Kapiten VOC Bernama Joncker

Bermula sebagai musuh VOC, dia kemudian berbalik menjadi pengabdi dan disayangi oleh gubernur jenderal kompeni.

Oleh :
Historia
27 Jul 2019

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Makam Kapiten Joncker di Marunda, Jakarta Utara (Hendi Jo)

  • 28 Jul 2019
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 13 Mar

DI kawasan Marunda, Jakarta Utara ada satu sudut tempat bernama Pejongkeran. Saat ini tempat tersebut dikenal sebagai Pelabuhan Alfa, tempat bongkar muat peti kemas dari kapal-kapal besar. Tak banyak orang tahu jika istilah  “pejongkeran” berasal dari nama seorang “jagoan” bernama Kapiten Joncker, yang juga makamnya ada di kawasan itu. Siapa dia?


Dalam catatan sejarah versi Belanda, nama Joncker (atau Jonker) memang ada disebutkan. Menurut sejarawan Belanda terkemuka yakni F. De Haan, nama itu memang tertulis dalam sebuah akte VOC bertahun 1664  sebagai Joncker Jouwa de Manipa. “Nama Manipa bisa jadi mengacu kepada tempat dia berasal yakni Pulai Manipa di Seram Barat, Maluku,” tulis De Haan dalam Oud Batavia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Ahem Erningpraja Salah Satu Pejuang THR

Ahem Erningpraja Salah Satu Pejuang THR

Ahem Erningpraja getol ikut memperjuangkan agar buruh bisa berlebaran dengan ceria seperti sekarang.
Kebrutalan Paman Sam dalam Pembantaian My Lai

Kebrutalan Paman Sam dalam Pembantaian My Lai

Serangan AS ke sekolah Iran akibat kesalahan data intelijen. Hal fatal serupa pernah terjadi di Vietnam yang berujung pembantaian.
When Telenovela Stars Visited Indonesia

When Telenovela Stars Visited Indonesia

Several telenovela lead actors made a visit to Indonesia. They were welcomed by thousands of fans and left with unforgettable memories.
Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje pergi ke Jeddah dan Makkah untuk mengamati dan menggali informasi mengenai umat Islam dari Hindia Belanda.
The Bitter Life of Sutan Sjahrir

The Bitter Life of Sutan Sjahrir

Towards the end of his life, Sutan Sjahrir lived as a prisoner under medical care. As bitter as it was, that period was the only time his daughter ever experienced life as part of a complete family.
bottom of page