- 28 Okt 2020
- 2 menit membaca
Diperbarui: 25 Agu 2025
KETIKA mendengar nama Mayor (KNIL) Oerip Soemohardjo di Jalan Cilacap No. 5 Jakarta (pusat pertemuan para pemuda yang ingin menjadi tentara Republik) disebut-sebut oleh para pemuda, jantung Alex Evert Kawilarang berdegup keras. Bagi lelaki berdarah Minahasa itu, nama Oerip tidaklah asing. Sang ayah Mayor (KNIL) A.H.H. Kawilarang pernah berkisah tentang lelaki Jawa tersebut kepadanya.
“Langsung saya ingat kepada percakapan di rumah, dulu sewaktu Ayah masih ada,” ungkap A.E. Kawilarang dalam otobiografinya, Untuk Sang Merah Putih yang disusun oleh Ramadhan K.H.
Oerip merupakan junior ayahnya saat menimba ilmu kemiliteran di Sekolah Militer Messter Cornelis, Batavia. Pasca Proklamasi, dia ditugaskan oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia Amir Sjarifoeddin untuk membentuk tentara republik. Guna melancarkan koordinasi, pemerintah lantas memberikan pangkat letnan jenderal kepadanya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












